Home / Berita / Nasional / Mencontek, Mata Murid Diolesi Balsem oleh Guru

Mencontek, Mata Murid Diolesi Balsem oleh Guru

Kekerasan terhadap murid (ilustrasi)
Kekerasan terhadap murid (ilustrasi)

dakwatuna.com – Gara-gara mencontek saat mengerjakan ulangan, tiga orang murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan diolesi balsem di bagian matanya oleh guru bidang studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN). Ketiga siswa itu mendapatkan perlakuan tidak layak dari seorang guru berinisial AE.

Korban kekerasan guru yang terjadi pada Selasa 26 Maret 2013 itu adalah PF, IM dan AT. Mereka tercatat sebagai siswa di kelas X. “Guru marah dan menuduh kami mencontek,” kata PF yang saat itu sempat pingsan.

Sang guru belum bisa dimintai keterangan, pasalnya, setelah membalsem tiga muridnya tersebut, dia langsung menghilang dari lingkungan sekolah.

Pihak sekolah sendiri langsung menyatakan bertanggungjawab atas kasus yang menimpa ketiga siswa mereka ini. Kepala Sekolah MAN 1, Burhanuddin Harahap, memastikan pihaknya akan memberikan sanksi bagi AE.

“Saya belum dapat keterangan karena bertemu dengan gurunya. Atas kejadian ini kami akan memberikan sanksi tegas. Yang pasti dia akan kami nonaktifkan dulu,” kata Burhanuddin Harahap. (aba/hos/vvn)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 2,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • harusnya seorang guru memulai intraksi dgn siswa dgn pendekatan yg persuasif.walau pun bgitu jgn la cepat salahkan guru,guru itu kadang lupa akan tindakannya karena sangat besar ambisi si guru menjdikn anak itu jadi sukses.

  • Mimi abdul

    Pelaku/guru tersebut harus segera meminta maaf kepada korban dan pihak orang tua dari korban tersebut. Saran saya tidak ada kata terlambat untuk perbanyak istigfar untuk si pelaku, dan luruskan aqidah serta perbaiki akhlak, insyaAllah si korban juga bisa memaafkan. Jangan ada dendam karena sesama muslim sangat indah untuk saling memaafkan.

Lihat Juga

Guru SMP (tribunnews.com)

Menjadi Guru yang Dirindukan

Figure
Organization