Home / Berita / Daerah / Pilgub NTB, Pasangan SJP-Johan Bukan Pemecah Suara

Pilgub NTB, Pasangan SJP-Johan Bukan Pemecah Suara

Poster pasangan Cagub-Cawagub NTB, Suryadi Jaya Purnama - Johan Rosihan atau yang disebut dengan SJP-Johan. (ist)
Poster pasangan Cagub-Cawagub NTB, Suryadi Jaya Purnama – Johan Rosihan atau yang disebut dengan SJP-Johan. (ist)

dakwatuna.com – Mataram. Pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur NTB yang diusung oleh PKS, PBR dan PPRN, Suryadi Jaya Purnama (SJP)-Johan Rosihan bukan pasangan untuk memecah suara pasangan lain. Hadirnya pasangan SJP-Johan akan berusaha memenangkan pemilukada NTB dengan massa dan strategi yang dimilikinya.

Anggota tim pemenangan SJP-Johan, H Patompo Adnan di Mataram Kamis (21/02) mengatakan, pihaknya mengandalkan kader partai yang loyalis untuk memenangkan pasangan ini. Khusus PKS, dari tingkat wilayah sampai tingkat yang paling bawah diklaim sudah menghidupkan mesin partai, demikian seperti dikutip dari Global FM Lombok.

Ketua komisi IV DPRD NTB ini menolak asumsi sebagian pihak yang menilai pasangan SJP-Johan merupakan pasangan cagub-cawagub yang dipaksakan atau karena kenekadan. Namun penggodokan kader PKS untuk dijadikan calon kepala daerah sudah dilakukan setahun yang lalu. Hasilnya, ada empat kader yang diorbitkan untuk menjadi calon kepala daerah yaitu TGH Muharror Mahfudz, SJP, Johan Rosihan dan dr Irfan.

Adapun persoalan PKS ditingkat pusat yang sedang didera fitnah dugaan suap terhadap mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, hal itu menurut Patompo tidak akan berimbas pada pemilukada NTB. Kader PKS memiliki imunitas yang tinggi terhadap faktor yang bisa melemahkan sistem kerja partai.

“Imunitas internal kader masih baik dan tetap survive di dalam kondisi politik saat ini” ujarnya. (ris)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Surat Terbuka untuk Presiden dan Wakil Presiden: Suara Hati Rakyat Indonesia