Home / Berita / Nasional / Terkait Hasil Survei, PAN: Elektabilitas Partai Tidak Ditentukan “Partai Islam” atau “Non-Islam”, Tapi Kinerja

Terkait Hasil Survei, PAN: Elektabilitas Partai Tidak Ditentukan “Partai Islam” atau “Non-Islam”, Tapi Kinerja

Abdul Hakam Naja. (ist)
Abdul Hakam Naja. (ist)

dakwatuna.comPartai Amanat Nasional (PAN) mengaku tidak khawatir dengan munculnya Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2014, yang disinyalir akan merebut basis suara partai politik Islam lainya.

“Setiap parpol kan punya konstituen sendiri. Mungkin bahasa umumnya punya pasar sendiri. Jadi sesungguhnya tidak ada masalah,” kata Ketua DPP PAN, Abdul Hakam Naja di Jakarta, Senin (18/3/2013) malam, sebagaimana dilansir Okezone.

Hakam tidak sependapat dengan banyaknya hasil survei yang menggambarkan bahwa saat ini partai Islam kurang disukai oleh masyarakat. Sebab dalam setiap survei tersebut prosentase masyarakat yang belum menentukan pilihan masih sangat besar.

“Kalau rakyat dilihat dari survei kan antara 30 sampai 40 persen belum menentukan pilihan. Jadi masih terbuka peluang. Yang menang ya rakyat yang belum menentukan pilihan,” sambungnya.

Pria yang juga duduk sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini menambahkan, tingkat keterpilihan sebuah partai politik tidak ditentukan dengan dikotomi partai Islam atau non Islam. Melainkan berdasarkan pada kinerja dari partai itu sendiri.

“Jadi kerja keras dari partai-partai politik untuk 2014 inilah yang akan menentukan. Jadi bukan partai Islam atau tidak. Ini ruang masih terbuka untuk setiap partai,” tutup Hakam. (put/okezone)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • karena survey yang masuk ke ranah publik dan komersial, tentu mendapatkan sponsor dan tidak bisa dikatakan seratus persen independen.

Lihat Juga

Implementasi Perkembangan Praktik Audit Syariah di Bank Islam Malaysia