Home / Berita / Daerah / Pilgub Jateng, PKS Ingin Pecahkan Mitos di Basis Merah

Pilgub Jateng, PKS Ingin Pecahkan Mitos di Basis Merah

Deklarasi HP Don di GOR Jatidiri Semarang, 17 Maret 2013. (bayu aw)
Deklarasi HP Don di GOR Jatidiri Semarang, 17 Maret 2013. (bayu aw)

dakwatuna.com – Semarang. PKS benar-benar all out untuk memenangkan pasangan Hadi Prabowo dan Don Murdono di ajang Pilugb Jateng.

Selain terus melakukan koordinasi secara masif dengan partai koalisi lainnya, PKS juga terus memompa semangat kadernya untuk mau bekerja mememangkan pasangan calon gubernur dan wail gubernur itu.

Bahkan, dalam acara koordinasi Kader PKS di Ballrom Hotel Horison Minggu pagi (17/3) kemarin, Presiden PKS Anis Matta mengajak dan meyakinkan pada 3500-san kadernya kalau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berkoalisi dengan Gerindra, PKB, PPP, Hanura dan PKNU akan memenangi Pilgub Jateng 2013 sebagai kelanjutan dari kemenangan di Jabar dan Sumut.

“Selama ini Jawa Tengah dikenal sebagai provinsi yang dikuasai warna merah. PKS bersama-sama partai lain akan memecahkan mitos itu. Karena itu pasangan HP Don harus menang,” tegas Anis Matta yang langsung disambut tepuk tangan kadernya.

Menurut mantan Wakil Ketua DPR RI ini, adanya banyak mitos politik yang selama ini menghalangi kemenangan partai. Mitos bahwa partai Islam tidak bisa memimpin negeri ini, mitos bahwa Jateng ini basis ini, basis itu, itu mitos yg harus dibongkar. Kader harus mulai memandang dengan cara berbeda.

Bahwa Jawa Tengah akan menjadi basis PKS. “Jawa Tengah adalah sebuah ladang yang sangat bisa menerima segala macam perbedaan. Masyarakat jawa tengah adalah masyarakat yang sangat terbuka. Dan PKS harus mengayomi semua, menerima semua lapisan masyarakat dengan cinta. Dan dengan cinta itu kita akan memenangkan segala pertarungan politik dengan menyenangkan,” tegas Anis

Anis Matta menyemangati kader dengan menyampaikan kader PKS harus bisa membuat politik di manapaun menjadi sebuah permainan yg menyenangkan.

Politik yang banyak dipersepsikan seram, harus bisa kita buat menjadi permainan orang dewasa yang menyenangkan, dan jawa tengah sangat bisa dibuat demikian.

“Pada Pilgub ini, calon yang kita usung bukan kader PKS dan juga bukan kader dari partai pengusung. Namun itu bukan soal. Justru dengan komposisi seperti ini, serta partai pengusung di Jateng ini sangat menarik, unik, dan kami yakin bisa memenangkan,” katanya optimis.

Koordinasi Kader PKS dengan tema ‘Obah Kabeh Mundhak Akeh’ benar meriah dan bernuasa Jawa, juga dihadiri oleh grup Musik Beatbox Awan Acapella. Dan demi menyemangati kader, Anis melakukan tarian flashmob dengan iringan gamelan Jawa.

Sejalan dengan Anis Matta, Kyai Amin Budi Harjono yg hadir memberikan wejangan. Kyai Budi yang membawakan suluk ilir ilir dengan iringan gamelan jawa ini mengatakan bahwa adalah tugas PKS sebagai bagian dari sistem untuk segera melakukan perbaikan.

Mengambil pelajaran dari Sunan Kalijaga yang datang dan memberikan pengaruh besar dengan jalan damai. Gamelan, menurut kyai budi adalah asosiasi sunan kalijaga untuk dakwahnya bisa diterima. “PKS ngundang gamelan, itu menunjukkan perhatian PKS pada seni budaya,” kata Budi.

Hadir juga pada kesempatan itu, Sekjend Taufik Ridho, Ketua Bidang Kebijakan Publik Abu Bakar Hasbi, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pemilukada Zahfan Badri Sampurno, Ketua Bidang Generasi Muda dan Profesi Ahmad Sumiyanto. Tampak juga Ketua DPW PKS Jateng A Fikri Faqih, Wawali Salatiga HM Haris. (saf/jpnn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sandiaga Uni - Mardani Ali Sera.  (PKSFoto/Julianto)

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan