07:18 - Minggu, 26 Oktober 2014

Said Aqil: “Kami di Belakang Pak Presiden Sampai 2014″

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 15/03/13 | 08:15 | 04 Jumada al-Ula 1434 H

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (antarasumbar.com)

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (antarasumbar.com)

dakwatuna.com – Sebanyak 13 Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yang tergabung dalam Lembaga Pesahabatan Ormas Islam Indonesia (LPOI) mengadakan pertemuan dengan Presiden SBY hari ini di kantornya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj, selaku Juru Bicara LPOI, menyatakan bahwa pertemuan dengan Presiden SBY ini mendiskusikan kondisi mutakhir di Indonesia dari semua aspek, khususnya kehidupan beragama. Selain itu, LPOI menyatakan komitmen mendukung SBY hingga akhir masa baktinya tahun 2014 nanti.

“Kami dibelakang Pak Presiden sampai 2014,” ujar Said Aqil di kantor Presiden, Jakarta, Kamis 14 Maret 2013.

Said Aqil juga menegaskan, ormas yang tergabung dalam LPOI adalah murni lembaga kemasyarakatan yang menjunjung tinggi Islam sebagai dasar kehidupan. Bukan merupakan partai politik.

“Kami sampaikan ke presiden sikap kami non politik, kami hanya ormas Islam yang bergerak di bidang dakwah, kemasyarakatan, ekonomi masyarakat kecil, sama sekali tidak ada agenda politik,” kata Said Aqil.

LPOI pun menyambut baik bahwa pemahaman islam dan demokrasi di Indonesia sudah semakin baik saat ini. Sehingga minim terjadinya konflik beragama. “Alhamdulilah disini 13 ormas sudah menganggap antara islam dan demokrasi tidak ada persoalan tidak lagi dipertentangkan,” kata Said Aqil.

Dalam kesempatan yang sama, LPOI mendeklarasikan aksi bersama, baik pemerintah dan masyarakat, untuk terus membenahi Indonesia.

“Presiden sangat memberikan apresiasi kepada kami karena memang sejak lama ormas Islam baru kali ini dalam satu forum, satu tujuan satu visi misi,” kata Said Aqil.

Ke-13 ormas yang ikut mendeklarasikan dan menyatakan bergabung dalam LPOI adalah NU, Persis, Al-Irsyad al-Islamiyah, al-Ittihadiyah, Matlaul Anwar, Ar-Rabithah al-Alawiyah, al-Washliyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Syarikat Islam Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), IKADI, Perti, dan Az-Zikra. (eh/vivanews)

Redaktur: Hendra

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (Belum ada nilai)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
68 queries in 1,235 seconds.