03:25 - Kamis, 02 Oktober 2014

Tentang Kreatif dan Pedulinya PKS

Rubrik: Opini | Kontributor: dakwatuna.com - 05/03/13 | 14:10 | 23 Rabbi al-Thanni 1434 H

Cuplikan video "Moslem Harlem Shake" yang diunggah Humas PKS di YouTube, 3 Maret 2013. (YouTube/dakwatuna.com/hdn)

Cuplikan video “Moslem Harlem Shake” yang diunggah Humas PKS di YouTube, 3 Maret 2013. (YouTube/dakwatuna.com/hdn)

dakwatuna.com – Selalu menarik ketika membincangkan soal Partai yang satu ini. Ya, apalagi kalau bukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan saat saya search di mesin pencarian Kompasiana, hasilnya sangat tinggi sekali, yaitu 343.000 pencarian. Sangat jauh saat dibandingkan dengan Partai Pemenang Pemilu 2009 yakni Demokrat yang hanya 43.800 pencarian. Dibandingkan dengan PDI Perjuangan pun PKS masih unggul.

Terhitung sejak awal Februari sampai saat ini, tepatnya sejak kasus dugaan daging Impor yang turut menyertakan mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq menjadi tersangka, pemberitaan tentang PKS, baik di media cetak, media online, media sosial, TV, dan media lainnya mendadak tinggi, dan bahkan sampai beberapa waktu lalu situs political wave mencatat bahwa PKS menjadi Partai yang paling sering diperbincangkan oleh banyak orang.

Tone yang masuk pun beragam, dari yang negatif sampai yang positif. Namun kebanyakan justru yang masuk prosentasenya adalah bahwa PKS menjadi satu partai yang fenomenal, keberadaannya ibarat gadis yang banyak dilirik oleh banyak mata. Tentu tinggal bagaimana teman – teman PKS mengolah potensi dan modal di media ini menjadi kekuatan untuk memenangkan Partai yang dalam Pemilu mendatang berada di nomor urut 3.

Namun saya tidak akan membincangkan masalah data di mesin pencarian di kompasiana seputar Partai Politik, karena saya kira itu kurang seksi, walaupun bisa juga itu justru menjadi salah satu kekuatan pendukung bagi PKS dan Partai lainnya untuk memenangkan Pemilu 2014. Tetapi saya ingin membincang hal lebih krusial dari PKS, yaitu tentang ide kreatif yang selalu muncul saat masalah mendera Partai, dan juga tentang masih dan terus pedulinya Partai Islam ini terhadap masalah pelayanan kepada masyarakat. Hal ini pula yang mungkin semakin banyak saja yang bersimpati kepada Partai yang didirikan oleh para aktivis dakwah ini. Setidaknya beberapa peristiwa di hari Ahad (03/03) kemarin membuktikan fakta – fakta tersebut. Oiya, Sebelumnya saya ucapkan selamat atas kemenangan Pasangan Aher-Deddy Mizwar yang diusung PKS beserta koalisinya di Pilgub Jabar kemarin.

Ide Kreatif PKS ber’harlem shake’

Yang pertama adalah ide kreatif PKS. Ya, apalagi kalau bukan Harlem Shake yang dilakukan oleh sekelompok kader PKS ini. Video yang sedang ngetrend di awal tahun ini rupanya dimanfaatkan oleh para kader PKS mensosialisasikan Partai sekaligus mengemban misi ketuhanan yang mereka jadikan visi perjuangan Partai. Misi ketuhanan tersebut tercermin saat video Harlem Shake dengan judul ‘Moslem harlem Shake’ tersebut berbeda dari harlem shake kebanyakan yang selalu kacau. Kali ini kader PKS saya katakan cukup brilian memanfaatkan video harlem shake tersebut untuk mengajak kepada kebaikan.

Dari yang semula pada menari tidak nggenah, ada pula yang gosok-gosok handuk, ada juga yang main kartu, nyium sepatu, sampai ada juga yang berlagak nenek sihir terbang, lalu kemudian setelah sang muadzin muncul, berhentilah semua kegiatan yang ruwet tersebut. Kegiatan ruwet tersebut berganti dengan gerakan shalat yang rapi dengan penuh kekhusyu’an. Tentu ada pesan moral yang cukup dalam dari diputarnya video ini, apalagi di judulnya yang diunggah oleh PKS Indonesia ini bertuliskan ENLIGHTMENT PEOPLE…INSYA ALLAH AFTER DARKNESS TO RISE THE LIGHT… yang artinya mungkin seperti ini, mencerahkan masyarakat, Insya Allah setelah gelap akan bangkit menuju terang.

Sampai saat ini, sejak artikel ini saya tuliskan, sudah ada sekitar 41679 viewers dan 685 komentar sejak video ini diunggah ke YouTube dua hari yang lalu (03/03). Dan hampir 90% komentar mengapresiasi dibuatnya video Harlem shake berdurasi 48 detik ini. Pun demikian dengan yang menyukai lumayan banyak, yakni sekitar 761 likers. Sebenarnya masih kalah sih dengan videonya Fatin, tapi untuk ukuran sosialisasi partai, PKS untuk hal ini selangkah lebih maju daripada Partai lain peserta Pemilu.

Harlem Shake ala PKS ini tentu mengubah paradigma kita yang pengamat soal Partai yang satu ini. Yang semula PKS ini dianggap menjadi Partai yang terus berupaya dengan ekstrem menerapkan syariat Islam, e, tiba – tiba PKS berharlem shake dengan cara mereka. Tentu ini satu hal yang kreatif, yang barangkali belum terpikirkan oleh Partai lainnya jelang Pemilu setahun lagi. Dan saya harap, PKS maupun parpol lainnya, mencoba berfikir dengan kreatif agar Politik kita tidak membosankan dengan hal – hal yang itu – itu melulu. Sekali – kali perlu ada penyejukan dalam politik. Dan saya salut, PKS telah menyejukkan panasnya dunia politik kita, dengan ber harlem shake.

Aleg PKS ngepel mushalla warga

Ini lain lagi, kalau Harlem shake yang dibuat PKS adalah sebuah kekreatifan, kalau yang ini membincang PKS tentang kepedulian yang sepertinya selalu melekat dalam jati diri partai reformis ini. Jargon PKS peduli sepertinya masih akrab di telinga dan hal itu dibuktikan dengan kepedulian dalam aksi yang nyata.

Setelah beberapa waktu lalu saya menuliskan juga tentang kepedulian PKS kepada Banjir, dua hari yang lalu juga (03/03) kepedulian PKS kembali terbukti. Hal – hal ‘nyeleneh’ di luar logika kebanyakan Partai justru dilakukan PKS. Di saat partai lain masih berkutat soal permasalahan internal, atau permasalahan pendaftaran caleg, PKS justru menjadi partai terdepan memberikan kepeduliannya kepada masyarakat.

Hal itu nampak saat beberapa kader PKS yang ternyata setelah dilihat dengan cermat adalah aleg PKS, ngepel mushalla di kawasan Penggaron Kidul, Pedurungan, Semarang Jawa Tengah. Hal serupa juga dilakukan beberapa kader PKS yang lainnya, dengan melakukan aksi masak di rumah warga, nyabuti rumput, membersihkan halaman, sampai menjadi tukang pijat untuk warga. Aksi simpatik ini tentu agak nyeleneh, namun ini benar – benar terjadi. Sekali lagi saya salut akan kepedulian PKS untuk yang satu ini.

Partai Masa Depan

Dua hal utama yang saya bahas dalam artikel ini adalah tentang ide kreatif dan kepedulian PKS. Kalau PKS masih tetap konsisten untuk senantiasa melakukan kreasi – kreasi baru dalam berpolitik dan berdemokrasi, politik dan demokrasi kita akan semakin sehat dan menyejukkan. Sehingga hal ini berdampak semakin banyaknya orang mengikuti proses demokratisasi di Indonesia. Dan imbasnya, demokrasi kita akan lebih menarik, dinamis, dan pada akhirnya akan menjadikan masa depan Indonesia menjadi lebih baik.

Pun demikian dalam masalah kepedulian, bukan tidak mungkin, kalau PKS tetap konsisten dalam hal melakukan pelayanan kepada masyarakat dengan hal – hal kongkret, seperti yang saya contohkan di atas, PKS akan menjadi Partai masa depan di Indonesia. Sebab PKS sudah meletakkan makna demokrasi ke tempat yang sesungguhnya, yakni dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dan sekali lagi, PKS telah membuktikannya.

Saya ucapkan Selamat berjuang dan mengabdi untuk Indonesia kepada PKS dan seluruh kadernya.

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (18 orang menilai, rata-rata: 9,89 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Gonez Freez

    PKS tidak terlalu Islam, bahkan masih sangat jauh dari Islam yg
    seharusnya.. sangat banyak kebijakan PKS yg tidak ISLAMI.. dan masih
    sangat banyak pejabat” PKS yg sangat melanggar syariat Islam (KORUPSI)
    & tidak diberi sangsi tegas oleh PKS -_-.

Iklan negatif? Laporkan!
95 queries in 1,841 seconds.