Home / Berita / Nasional / Harlem Shake Versi PKS di YouTube Curi Perhatian Publik

Harlem Shake Versi PKS di YouTube Curi Perhatian Publik

[youtube j6WNnvlNP_Y 640]

dakwatuna.com Video Harlem Shake yang diunggah di YouTube oleh tim media Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapat berbagai tanggapan positif dari masyarakat. Hingga berita ini diturunkan (05/03), video yang berjudul “Moslem Harlem Shake” itu sudah ditonton oleh 44.322 kali sejak diunggah 2 hari lalu (03/03).

Beragam tanggapan pun datang dari masyarakat yang menonton video yang berdurasi 49 detik itu. Mulai dari yang kagum terhadap kreativitas kader PKS sampai yang bernada sinis. Dari 44.322 penonton, dikomentari 713 kali, 783 di antaranya Like video tersebut dan 79 Dislike. “Kreatif! Salute PKS!” Tulis Ferd14nt mengomentari video tersebut. “Terlepas dari semua perdebatan, yang jelasnya viewernya nambah terus”, komentar Khusnul Khuluq.

Harlem Shake versi PKS ini berbeda dengan versi asli Harlem Shake yang booming di internet mulai pertengahan Februari lalu. Harlem shake yang booming tersebut memperlihatkan seorang yang sibuk bergoyang tidak karuan di tengah keramaian, orang-orang tidak memperhatikan si penari, tapi tidak lama mereka semua ikut bergoyang tidak karuan. Banyak yang membanding-bandingkan Harlem shake dengan tarian Gangnam Style yang juga booming beberapa waktu lalu.

Harlem shake versi PKS memperlihatkan kebalikan dari Harlem shake yang asli. Video yang berjudul muslim Harlem shake itu memperlihatkan kumpulan orang yang bergoyang tidak karuan di pinggir pantai, kemudian datang seorang memakai kaos putih bertuliskan “I love PKS” dan mengumandangkan azan, sontak orang yang bergoyang pun menghentikan goyangannya. Capture selanjutnya mereka semuanya melaksanakan shalat berjamaah. Terlihat bersanding bendera merah putih dan bendera partai nomor urut 3 tersebut.

Sekretaris bidang humas DPP PKS, Dedi Supriyadi mengomentari karya video Harlem shake versi PKS yang diunggah di YouTube, “Harlem Shake versi PKS ini merupakan ide spontan para humas se-Indonesia, ini ide kreatifnya para humas PKS yang sebagian besarnya adalah anak muda” kata Dedi Supriyadi.

Humas DPW PKS Sulsel, E Z Muttaqien Yunus menambahkan bahwa Harlem shake versi PKS berbeda dengan versi yang lain. “Harlem shake versi PKS ini beda, menggambarkan dari kejahiliyahan menuju kebaikan, semoga bisa memberikan nilai positif bagi yang menontonnya” ungkap pria yang akrab disapa Aking ini.

Viewers video Muslim Harlem Shake ini diprediksi akan terus bertambah. (Munawir Syam/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (47 votes, average: 9,26 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Pertanyaannya benarkah ini spontan muncul atu terinspirasi dari harlem shake veris muslim yang sudah ada sebelumnnya

    • anton

      he..he….pastinya ntu…namanya imitasi dengan sedikit modifikasi dianggap inspirasi oleh organisasi demi sesuap nasi…pkoknya yang asi2 lah biar beda dikit dengan vicky”isasi”

  • Mas Kamil

    ah biasa aja (nada datar)

  • i Love PKS

    • wonk sabar

      i love indonesia

      i love jawa timur

      i love banyuwangi

      I LOVE ALLAH

  • dodi

    pencitraan ….. pencitraaan pencitraaan

    lalu tipu-tipu (terminologinya Nazaruddin)
    korupsi lagi korupsi lagi wkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  • keren idenya..mabruk

  • wonk sabar

    smoga saja tidak menjadi imam dalam kasus korupsi sapi. membuat sakit hati, apalagi membawa nama islam. seharusnya di video endingnya diakhiri dengan perubahan aktivitas setelah sholat berjamaah yaitu orang-orang tersebut melakukan aktivitas yg positif. yg tadinya hura-hura setelah sholat menjadi penyebar kebaikan

    • daripada cuman bisa komen, mending ente aja yg bikin videonya hehe

      • wonk sabar

        sip, bikin video. kalau ada fasilitas kenapa tidak? saya tidak punya kamera. bikin video membawa sapi, kemudian sapinya diberikan ke masyarakat untuk dikonsumsi bersama. bukan dimakan sendiri dan kelompoknya, ntar tambah gendut

        • YudhaAditya

          hari gini masih percaya Lembaga Pemerintah….Wonk… tau nggak kemana ya sekarang Andi Mallarangeng ?…diperiksa KPk kayaknya juga nggak padahal KPK sendiri yg menetapkan Andi jd tersangka….trus mau dilepasin atau nunggu Andi menghilangkan barang bukti ? oalah negaraku…negaraku

          • wonk sabar

            betul, sekarang sudah tidak ada lagi keadilan, mungkin memang benar ucapan salah seorang politisi saya lupa namanya, bahwa negara ini kalau kasus korupsinya diungkap semua bakal hancur negara ini, tadinya berharap pks menjadi tumpuan, tiba-tiba tersandung masalah korupsi sapi, mudah-mudahan segera muncul pemimpin yang benar-benar mencontoh rasull dan para sahabat dalam memimpin rakyatnya, serta hanya takut pada ALLAH, bukannya takut pada Negara yahudi terbesar dan sekutu-sekutunya yang paling penting tidak takut pada partainya dan tidak sibuk mengurusi kepentingan partainya. Saya sudah kecewa dengan pemimpin yg dulu keliatan arif bijaksana. Memang yang diluarnya tampak bagus, belum tentu dalamnya juga bagus. begitupun sebaliknya

          • @ wonk: sori sblmnya, komen situ kyk org yg hopeless. jangan gitulah, keadilan msh ada kok dibumi ini. klo udah ga ada keadilan, berarti semua hakim/pemimpin akan masuk neraka semua dunk. pdhl semua org adl pemimpin termasuk situ. memang keadilan versi manusia jauh dari keadilan versi Alloh. tp setidaknya manusia berusaha berlaku seadil mungkin, biarlah Alloh yg menilai niatan yg ada di dlm hati2 manusia. berpartai bukan berarti melupakan amalan2 spt qiyamul lail, tilawah, shoum, dll. ketika menjalankan tugas2 kepemerintahan dan ketika semua itu diniatkan utk Alloh, bukankah itu jg adalah amal kebaikan. sy lihat anda adl tipe org yg membuat kriteria “orang baik” sendiri. ketika orang2 tsb tdk memenuhi kriteria orang baik menurut anda, lantas anda mencap org itu sbg org yg tdk baik shg anda kecewa dg orang tsb. sbg contoh, sy pernah dengar org mengkritik org lain ketika dapat hadiah “mewah”. dlm hati sy berkata: “lah, Rosululloh aja pernah menerima hadiah, lalu punya hak apa dia “mengharamkannya”. apa dia kira dia lbh baik drpd Rosululloh shg buat aturan sendiri”. sekedar pendapat. wallohu a’lam.

          • wonk sabar

            Memang tidak semuanya tidak adil, yang adil masih banyak. tetapi semuanya itu hampir tertutupi oleh ketidakadilan. dan yang menilai kinerjanya menurun bukan hanya saya sendiri, tetapi banyak yang lainnya. dan memang kita/ saya sendiri belum tentu lebih baik dari orang lain. tetapi apa salahnya menilai. ini juga untuk kebaikkan dan ungkapan kecewa ini bisa menjadi kritikan atau saran tergantung yang menyerapnya. Memang saya sering hanya berkomentar, karena bisa saya masih hanya sebatas itu, tetapi komentar bukan asal berkomentar. meskipun kritikan atau ungkapan kekecewaan tetapi ini bisa jadi masukkan, jadi bisa tahu, kenapa kecewa, kenapa sakit hati, Calon pemimpin baru nanti bisa menyerap aspirasi yang dibawah ini, apalagi disini banyak simpatisan / kader dari parpol. komen saya diatas sendiri kan ada saran, tetapi yang merespon mungkin pandangannya sedikit berbeda. di tayangan video tersebut jika di akhiri dengan prubahan sikap, kan bisa menjadi dakwah, pks bisa merubah orang yang sibuk kerja, hura-hura, ketika berkumandang adzan semuanya berhenti dan sholat berjamaah setelah itu video berhenti. mungkin bisa ditambah dengan perubahan aktivitas yang hura-hura berubah memiliki aktivitas yang positif. Jadi saya dan sebagian orang yang memiliki pandangan yang sama. bisa menangkap bahwa PKS bisa membawa kebaikan dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. maaf fokusnya hanya ke video tersebut, bukan ke yang lainnya. Kita bersama menuju perubahan yang lebih baik

  • “Amal kebaikan sehari dari seorang pemimpin yang adil lebih baik dari pada ibadah selama enam puluh tahun” (HR. Thabrani).

  • “Terlepas dari semua perdebatan, yang jelasnya viewernya nambah terus” nyontek komen di atas hahaha.

  • Rina

    keren…keren..abis…

  • @wonksabar:disqus berkata benar

    @facebook-100003749360784:disqus juga berkata benar.

Lihat Juga

Sandiaga Uni - Mardani Ali Sera.  (PKSFoto/Julianto)

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan