Home / Berita / Nasional / PAN: KPU Jangan Pilih Kasih dengan Partai Demokrat

PAN: KPU Jangan Pilih Kasih dengan Partai Demokrat

Komisi Pemilihan Umum (inet)
Komisi Pemilihan Umum (inet)

dakwatuna.com Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta tidak pilih kasih menerapkan aturan penyelenggaraan pemilu. KPU diminta untuk menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

“Seyogyanya KPU berpatok pada undang-undang,” kata anggota Komisi II, Abdul Hakam Naja tentang kekosongan jabatan ketua umum di Partai Demokrat, Senin (4/3).

Naja mengatakan, Pasal 57 Undang-Undang Pemilu 2012 menyebutkan, penyerahan daftar calon legislatif partai politik mesti ditandatangani oleh ketua umum dan seretaris jendral partai. Dalam konteks ini, KPU mesti menjalankan perintah undang-undang sebagaimana disebutkan.

Apabila partai politik mengalami kekosongan kepemimpinan maka KPU bisa mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Persoalannya, kata Naja, AD/ART mengatur pengalihan wewenang pengesahan DCS partai dari ketua umum atau tidak. “Apakah di AD/ART partai ada mekanisme penggantian ketua umum yang sama kedudukan dengan ketua umum secara legal,” kata Naja.

Naja berharap KPU dan Bawaslu tidak melanggar undang-undang dalam bekerja. Hal ini untuk menjamin penyelenggaraan pemilu berjalan adil dan sesuai aturan main. “Kalau ketahuan melanggar akan kita laporkan ke Dewan Kehormatan Pengawas Pemilu,” ujar Naja.

Seperti diketahui saat ini terjadi kekosongan jabatan ketua umum di Partai Demokrat. Gara-gara persoalan ini, Partai Demokrat terancam tidak bisa mengikuti pemilu karena menurut Pasal 57 Undang-Undang Pemilu 2012.

Pasal tersebut menyebutkan, ‘Daftar bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53 diajukan kepada: a. KPU untuk daftar bakal calon anggota DPR yang ditandatangani oleh ketua umum atau sebutan lain dan sekretaris jenderal atau sebutan.’ (aw/rol)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ada 14 daerah yang hanya memiliki calon tunggal hingga harus diperpanjang masa pendaftaran calon kepala daerah.  (lensaindonesia.com)

Jelang Pilkada Serentak, KPU dan Bawaslu Jangan Tabrak Aturan