Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sebuah Surat Untuknya

Sebuah Surat Untuknya

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (profimedia.cz)
Ilustrasi. (profimedia.cz)

dakwatuna.com

Surat ini untukmu, tentang aku, engkau (kita)…
Kita belum pernah bertemu sebelumnya
apalagi saling mengenal, belum tentu
namun, Allah telah menetapkan engkau sebagai belahan jiwaku jauh
sebelum aku dilahirkan di bumi cintaNya ini…

Mengapa aku sangat yakin akan hal ini?
Karena aku percaya bahwa janjiNya itu pasti, tak dapat di sangkal lagi…

Untuk engkau calon imamku,
engkau akan menjadi pakaian taqwa bagiku, akupun juga akan menjadi pakaian taqwa bagimu…

Untuk engkau yang sedang mencari tulang rusukmu,
aku akan menjadi cerminmu, dan engkau akan menjadi cerminku…

Kita akan menjadi butir-butir tasbih dengan benangnya yang seakan tak pernah putus, dan tak memiliki akhir…
Butir-butir tasbih yang terus berputar karna ada lafazh dzikir yang terus dilantunkan…

Untuk aku dan untuk engkau yang ada di sana,
untuk engkau yang tak ku ketahui namanya,
untuk aku dan untuk engkau yang tak ku kenali fisiknya,
untuk aku dan untuk engkau yang tak ku kenali sifatnya…
Teruslah menanam kebaikan demi kebaikan agar aku dan engkau mendapat yang terbaik…

Karena…

“wanita-wanita keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (QS. An-Nur: 26)

bersabarlah dalam sebuah penantian yang indah
karena, sesuatu yang indah akan datang di saat yang tepat dengan orang yang tepat…

Jangan sampai aku dan engkau ‘memetik buah yang belum matang dari pohonnya’ karna itu tidak akan enak dirasa.
Sebuah surat ini ditujukan untuk semua sahabat yang senantiasa menjaga dirinya demi cinta yang suci di mataNya…

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Nadhia Dwi Lestari
Muslimah. Mawar haroki KAMMI Sumedang. Mahasiswi. Indonesian.

Lihat Juga

Love, Cinta, Valentine

Cinta Sebagai Energi Kemenangan