14:07 - Rabu, 19 Juni 2013

“Mengapa Kantor-Kantor Mesti Ada Masjid?” Ini Dia Jawaban Jusuf Kalla di Hadapan Umat Kristiani

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 03/03/13 | 13:26 | 21 Rabbi al-Thanni 1434 H

Ilustrasi - Masjid dan Gereja. (ksupointer)

Ilustrasi – Masjid dan Gereja. (ksupointer)

dakwatuna.com - Jum’at (1/3/2013), Jusuf Kalla memimpin rapat Dewan Masjid Indonesia (DMI). Setelah Maghrib pada hari tersebut, mantan Wakil Presiden RI ini bercerita bahwa dia baru saja berceramah di hadapan 700 pendeta di Makassar dalam rangka Konferensi Gereja.

Dalam sesi tanya jawab, ada salah seorang peserta konferensi yang bertanya tentang gereja di Yasmin Bogor. Menjawab pertanyaan tersebut, Jusuf Kalla menuturkan bahwa umat Kristiani sudah memiliki 56 ribu gereja di seluruh Indonesia dan tidak ada masalah, seharusnya berterima kasih. Selain itu pertumbuhan gereja di Indonesia lebih besar daripada masjid. Lalu kenapa urusan 1 gereja ini disampaikan oleh umat Kristiani ke seluruh dunia?

Jusuf Kalla atau yang biasa dipanggil JK melanjutkan bahwa toleransi itu harus dari kedua belah pihak, artinya dari umat Kristiani pun juga harus toleran. “Apa salahnya pembangunan dipindah lokasi sedikit saja? Tuhan tidak masalah kamu mau doa di mana. Izin membangun gereja bukan urusan Tuhan, tapi urusan walikota”, jawab JK dengan nada khasnya yang tinggi.

Peserta lainnya pun bertanya, “mengapa kantor-kantor mesti ada masjid?”. Dengan tegas JK menjawabnya, “Justru ini dalam rangka menghormati Anda. Jum’at kan tidak libur, Anda libur hari Minggu untuk kebaktian. Anda bisa kebaktian dengan 5 kali shift, (sedangkan) ibadah Jum’at cuma sekali. Kalau Anda tidak suka ada masjid di kantor, apa Anda mau hari liburnya ditukar, Jum’at libur, Minggu kerja. Pahami ini sebagai penghormatan umat Islam terhadap umat Kristen”, demikian seperti dikutip dari Rimanews. (rimanews/hdn)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (284 orang menilai, rata-rata: 9,56 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/barkah.widayat Barkah Widayat

    kalau mau nyalon jangan mau jadi cawapres ya pak.. percuma. banyak rakyat yang menunggumu.

Iklan negatif? Laporkan!
81 queries in 0,773 seconds.