Home / Berita / Internasional / Asia / Persis Dukung Obama ke Al-Aqsha, Jika untuk Memperkokoh Kemerdekaan Palestina

Persis Dukung Obama ke Al-Aqsha, Jika untuk Memperkokoh Kemerdekaan Palestina

Ilustrasi - Peta Palestina (palestine-net.com)
Ilustrasi – Peta Palestina (palestine-net.com)

dakwatuna.comPresiden Amerika Serikat Barack Obama direncanakan akan berkunjung ke masjid AlAqsha 20 Maret 2013 mendatang.

Menurut Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurrahman, kalau kunjungan Barack Obama untuk memperkokoh kemerdekaan dan perdamaian negara Palestina, umat Muslim harus mendukung. Sebab, ada kemungkinan kunjungan Barack Obama terkait dengan pengakuan PBB atas Palestina beberapa waktu lalu.

“Kalau kunjungann itu untuk perdamaian Palestina, umat muslim harus mendukungnya,” kata Maman, Kamis (28/2), seperti dikutip dari Republika.

Maman menambahkan, harapannya kedatangan Barack Obama untuk perdamaian, bukan memperkeruh masalah antara Palestina dan Israel. Sebab, peran negara super power seperti AS sangat dibutuhkan untuk mewujudkan perdamaian Palestina khususnya dan Timur Tengah umumnya.

Menurut Maman, sewaktu kunjungannya ke AS bertemu Presiden Barack Obama dan Hillary Clinton, usul yang diajukannya untuk perdamaian Timur Tengah adalah peran dari negara super power.

“Kita berharap Obama melobi Israel untuk tidak meneruskan rencananya membangun pemukiman yang memperkeruh konflik Palestina-israel,” tegas Maman.

Maman menambahkan, masyarakat selain Israel di wilayah Yerusalem sangat berat kehidupannya. Hal itu karena konflik yang terus berkepanjangan. (Agus Raharjo/Hafidz Muftisany/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina