Home / Berita / Daerah / Bank BJB: Tak Ada Intervensi Terkait Pencairan Kredit

Bank BJB: Tak Ada Intervensi Terkait Pencairan Kredit

Ilustrasi - Bank BJB. (indonesiafinancetoday.com)
Ilustrasi – Bank BJB. (indonesiafinancetoday.com)

dakwatuna.com – Bandung. Fitnah mengenai intervensi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan terkait pencairan kredit Bank BJB terhadap Koperasi Bina Usaha (KBU) Sukabumi sebesar Rp38,7 miliar, dibantah Bank BJB.

“Saya yakin tidak ada tekanan sama sekali,” ujar Pimpinan Divisi Mikro Bank BJB, Beny Riswandi, menjawab pertanyaan wartawan terkait fitnah keterlibatan Aher dalam pengucuran kredit KBU, di Jalan Sumatera Kota Bandung, Selasa (26/2).

Beny menegaskan, dalam pengucuran kredit eksekuting modal kerja kepada KBU tersebut tak ada intervensi dari pihak manapun. Semua prosedur sudah dijalankan sesuai aturan. Kalaupun KBU memperoleh kredit dari Bank BJB, itu karena KBU layak mendapatkan kredit tersebut.

“Koperasi Bina Usaha itu potensial dan layak mendapatkan kredit,” tutur Beny.

Pada laporan keuangan 2011 yang disampaikan kepada Bank BJB, KBU memiliki total aset Rp78,3 miliar. Adapun sisa hasil usaha (SHU) KBU pada 2009-2011 terus mengalami peningkatan. Yakni Rp814 juta (2009), Rp924 juta (2010), dan Rp6,6 miliar (2011).

Begitupun dengan rasio keuangan koperasi yang menunjukkan kinerja baik selama periode 2011. Seperti CAR, DEB, ROA, dan ROE, menunjukkan angka yang baik. Mengenai verifikasi data, menurut aturan, Bank BJB mem-verifikasi koperasi. Sedangkan ferivikasi karyawan atau anggota koperasi, dilakukan koperasi itu sendiri. (ang/inilah)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Petinggi Ikhwanul Muslimin Libya, Basyir Al-Kibtiy (newlibyablog.blogspot.com)

Ikhwan Libya: Mesir dan Emirat Ikut Campur dengan Urusan Internal Libya

  • heri

    wah provokasi nih…dah lah yang kalah gak usah nyari masalah…AHER EMG LAYAK MIMPIN JABAR