Home / Berita / Internasional / Asia / PBB Minta Penyelidikan Kematian Tahanan Palestina

PBB Minta Penyelidikan Kematian Tahanan Palestina

Ilustrasi - Tawanan Palestina di Penjara Israel. (sahabatalaqsha/ROL)
Ilustrasi – Tawanan Palestina di Penjara Israel. (sahabatalaqsha/ROL)

dakwatuna.com – NEw York. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan terhadap kematian seorang tahanan Palestina, Arafat Jaradat (30 tahun), di penjara Megiddo Israel. Utusan perdamaian Timur Tengah PBB, Robert Serry, mengatakan bahwa para ahli autopsi Israel dan Palestina telah memeriksa jenazah Jaradat.

‘’PBB mengharapkan autopsi akan dilanjutkan dengan penyelidikan dan investigasi yang transparan terhadap kematian Jaradat. Hasilnya harus diumumkan sesegera mungkin,’’ ujar Serry, Senin (25/2) seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (26/2).

Seruan PBB tampaknya menjawab secarik surat yang dikirim oleh Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, kepada Dewan Keamanan (DK) PBB. Dalam surat itu, Palestina menuntut penyelidikan dan tindakan DK untuk membuat Israel mematuhi hukum kemanusiaan.

Dalam surat itu ditulis, hasil autopsi menunjukkan bahwa Jaradat menjadi sasaran pemukulan, penganiayaan, dan kelalaian selama di penjara. Di situ juga ditulis, Jaradat mengalami patah tulang di leher, tulang belakang, lengan, kaki, dan cedera lainnya.

‘’Ini insiden yang mengerikan yang menjadi bukti lebih lanjut perlakuan tidak manusiawi sistematis Israel terhadap warga Palestina di penjara-penjara’’ tulis surat itu.

Jaradat ditahan pada Senin (18/2), dan meninggal Sabtu (23/2). Menteri Palestina untuk urusan tahanan, Issa Qaraqaa, mengutip temuan awal dari autopsi Jaradat, yaitu memar pada tubuh Jaradat, kerusakan otot, dan tulang rusuk patah. ”Israel bertanggung jawab penuh atas pembunuhan itu,’’ kata dokter Palestina yang ikut mengautopsi Jaradat, Issa Karake, pada Ahad (24/2). (Rr Laeny Sulistyawati/Dewi Mardiani/AP/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina