23:01 - Kamis, 21 Agustus 2014

Benarkah Paus Benediktus XVI Mundur karena Skandal Seks?

Rubrik: Eropa, Internasional | Kontributor: dakwatuna.com - 22/02/13 | 17:16 | 10 Rabbi al-Thanni 1434 H

Paus Benediktus XVI (inet)

Paus Benediktus XVI (inet)

dakwatuna.com - Dalam sebuah laporan baru, Paus Benediktus XVI dilaporkan memutuskan mengundurkan diri sebagai pemimpin Gereja Katolik karena telah menganalisis kasus skandal seks pasangan sesama jenis dan korupsi di Vatikan.

Pada 11 Februari 2013, Paus Benediktus XVI mengumumkan dia akan resmi mundur dari jabatannya pada 28 Februari. Alasannya, dia tidak lagi mampu melaksanakan tugas karena usia lanjut.

Mengutip sumber tanpa nama, sebuah laporan yang diterbitkan surat kabar Italia, La Repubblica pada Kamis (21/2) waktu setempat, menyebut Paus memutuskan mundur setelah penyelidikan internal gereja dilakukan. Dalam penyelidikan itu dilaporkan tentang serangkaian pemerasan dan seks gay yang tersembunyi di Vatikan.

Dilansir PressTV, laporan tersebut menyatakan tiga kardinal termasuk mantan kepala dinas rahasia Vatikan diminta untuk memverifikasi tuduhan penyalahgunaan keuangan, nepotisme, dan korupsi. Pengungkapan skandal tersebut disebut-sebut sebagai “Vatileaks”.

Menurut laporan tersebut, tiga kardinal melaporkan temuan mereka kepada Paus pada 17 Desember 2012 dalam laporan 300 halaman. Laporan itu berisi peta kejahatan dalam tubuh Vatikan.

“Pada hari itu, dengan kertas-kertas di mejanya, Paus Benediktus XVI mengambil keputusan, dia merenungkan begitu lama, ” ungkap laporan dalam surat kabar tersebut.

Vatileaks terungkap pada Januari 2012 ketika serangkaian dokumen internal bocor ke media Italia. Setelah kejadian tersebut, Wartawan Italia, Gianluigi Nuzzi memicu perhatian publik dengan sebuah buku berjudul “His Holiness”. Buku tersebut menjelaskan perebutan kekuasaan di Vatikan dengan menghadirkan dokumen rahasia dan surat-surat rahasia yang ditujukan dan juga berasal dari Paus serta sekretaris pribadinya.

Pada Mei 2012, otoritas Vatikan menangkap Paolo Gabriele, pelayan Paus karena dicurigai berada di balik kebocoran dokumen tersebut. Dia terancam 18 bulan penjara. Namun, dia kemudian diampuni.

Laporan lain juga muncul di media Italia pada Juni 2012 yang menghubungkan Vatikan dengan kepala mafia Sisilia. Laporan tersebut muncul setelah Kepala Bank Vatikan, Ettore Gotti Tedeschi dipecat di tengah klaim perebutan kekuasaan dan korupsi di Vatikan. Dia diduga melakukan pencucian uang untuk mafia.

Benarkah laporan ini? Atau ini hanya sebuah kamuflase dari sebuah hakikat yang enggan diungkap? Wallahu a’lam. (na-clr/usb/rol)

Redaktur: Samin Barkah, Lc

Topik:

Keyword: , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (8 orang menilai, rata-rata: 8,13 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • grace

    kok rajin bener bahas soal Paus ya ? meski ane bkn orang katolik, tp lucu melihat ada media islam rajin bener bahas masalah agama lain. Apa Pak Samin sudah kekurangan berita ? atau mungkin sudah males untuk membuktikan kebenaran sendiri dengan membuak “aib” agama lain ? :)

    Kesan saya jd negatif deh

    • hakim

      ini bukan gosip,..tp kebenaran say,…krn pihak kristen jg sangat menyudutkan pihak islam dgn hujatan teroris,fitnah dan penganiayaan di negara2 minoritas muslim.
      jadi ya,..ini bukan gosip tp kenyataan ug sebenarnya,…Right…..????

  • http://www.facebook.com/aslifauzan Fauzan PantangMati SebelumAjal

    wah sekarang dakwatuna suka GOSIP,,,,GOSIP dalam ISLAM baik apa buruk yaw?

Iklan negatif? Laporkan!
80 queries in 1,423 seconds.