Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Dalam Dekapan Rindu

Dalam Dekapan Rindu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

 

Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

ada tutur kata yang tak sempat terucap
hanya terpatri dan ku dekap erat dalam hati
entahlah, rasanya sungguh sulit untuk ku muntahkan suara ini
dalam ruh kekhusyuan di segelar sujud panjang
sebilah cahaya menusuk mata dari langit-Nya yang menyepi

kudendangkan syair Fathihah,
kupohonkan harapan mulia,
kulantunkan tekad jiwa yang menghamba

oh…. Betapa aku tak berdaya
betapa jiwa hanya serata tanah merah
tak berkehendak jua
hanya air mata yang tak bermuara

bersama lembutnya angin di malam buta, ku angkat sepasang tangan yang melemah,
ku berbisik kepada Dia:
“Wahai Rabb yang Maha di atas segala Maha, Maafkanlah…
sepotong hati ini belum mampu utuh mencintai-Mu

Engkau tahu, sosok ciptaan-Mu telah terunduh dalam bingkai qolbu
ia hadir di sejajar barisan mujahid-mujahid-Mu yang tangguh
ia hadir menenggelamkan aku dalam panjangnya bait-bait doa rindu
aku melihat percikan cahaya-Mu dalam dirinya

lalu menerangkan jalan di hadap sebuah niscaya
seolah ia berkata “Cintailah Rabb-mu maka aku akan mencintaimu”
Rabbi… Siapakan dia?
Mencambukku dalam dahsyatnya pedang mahabbah

di antara selir kalimat duga, dalam percikan asa
kusemai satu nama di peraduan istikharah cinta
kulukis dengan tetesan air mata dan ku panjatkan doa:
“Semoga Ridha-Nya mempertemukan kita, jika tidak di dunia, maka ku titipkan salam
perjumpaan di taman surga”

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 7,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tsalitsa Az-zahra
Seorang anak perempuan ke 3 dari 5 bersaudara, dilahirkan dari keluarga yang sederhana, dan bercita-cita ingin menjadi umat-Nya yang shalihah. Mahasiswi Jurusan Ilmu Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Jakarta 2012.

Lihat Juga

Surat Cinta untuk Perempuan