Jusuf Kalla: PKS Lebih Tegas dari Demokrat
Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 21/02/13 | 13:31 | 09 Rabbi al-Thanni 1434 H
- 0 Komentar
- 14184 hits

dakwatuna.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) menjadi sorotan media belakangan ini. Politisi senior Jusuf Kalla (JK) memiliki pandangan tersendiri terkait keduanya. JK yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu melihat PKS dan PD berbeda dalam menyikapi masalah.
“Pak Luthfi langsung berhenti. Itu bagus dan itu terbalik dengan yang terjadi di Partai Demokrat,” kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya No. 6, Jakarta Selatan, Kamis 21 Februari 2013. Luthfi yang dimaksud adalah Luthfi Hasan Ishaaq, yang saat kasus mengemuka, sedang menjabat sebagai Presiden PKS.
JK menyatakan, ketika isu korupsi mengemuka, internal Demokrat justru meributkan jabatan ketua umumnya. Namun kenyataan yang terjadi, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menyatakan Anas Urbaningrum tetap ketua umum. “Kalau PKS lebih tegaslah,” kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.
JK yang juga mantan Wakil Presiden itu melanjutkan bahwa urusan tuduhan korupsi tidak bisa dilihat dari partai melainkan oknum yang ada di partai tersebut. Baginya, tuduhan korupsi adalah persoalan individual, bukan kelembagaan. “Kalau seperti itu harus mendapat fakta hukum yang jelas. Siapapun terlibat korupsi harus diproses dengan tegas,” ucapnya. (eh/vivanews)
Redaktur: HendraTopik: Kriminalisasi LHI oleh KPK
Keyword: Demokrat, Jusuf Kalla, partai, PKS, tegas
Beri Nilai Naskah Ini:
- 14184 hits
- Tweet





(31 orang menilai, rata-rata: 8,90 dalam skala 10)



