22:01 - Selasa, 21 Mei 2013

Jusuf Kalla: PKS Lebih Tegas dari Demokrat

Rubrik: Nasional | Kontributor: Tim dakwatuna - 21/02/13 | 13:31 | 09 Rabbi al-Thanni 1434 H

Jusuf Kalla. (inet)

Jusuf Kalla. (inet)

dakwatuna.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) menjadi sorotan media belakangan ini. Politisi senior Jusuf Kalla (JK) memiliki pandangan tersendiri terkait keduanya. JK yang juga mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu melihat PKS dan PD berbeda dalam menyikapi masalah.

“Pak Luthfi langsung berhenti. Itu bagus dan itu terbalik dengan yang terjadi di Partai Demokrat,” kata JK di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya No. 6, Jakarta Selatan, Kamis 21 Februari 2013. Luthfi yang dimaksud adalah Luthfi Hasan Ishaaq, yang saat kasus mengemuka, sedang menjabat sebagai Presiden PKS.

JK menyatakan, ketika isu korupsi mengemuka, internal Demokrat justru meributkan jabatan ketua umumnya. Namun kenyataan yang terjadi, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menyatakan Anas Urbaningrum tetap ketua umum. “Kalau PKS lebih tegaslah,” kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia itu.

JK yang juga mantan Wakil Presiden itu melanjutkan bahwa urusan tuduhan korupsi tidak bisa dilihat dari partai melainkan oknum yang ada di partai tersebut. Baginya, tuduhan korupsi adalah persoalan individual, bukan kelembagaan. “Kalau seperti itu harus mendapat fakta hukum yang jelas. Siapapun terlibat korupsi harus diproses dengan tegas,” ucapnya. (eh/vivanews)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (31 orang menilai, rata-rata: 8,90 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
79 queries in 0,708 seconds.