Home / Berita / Nasional / MUI: “Pemerintah Cenderung Ingin Pisahkan Ulama dengan Auditor Sertifikasi Halal”

MUI: “Pemerintah Cenderung Ingin Pisahkan Ulama dengan Auditor Sertifikasi Halal”

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan.  (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

dakwatuna.comKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidhan menilai  pemerintah berupaya memisahkan ulama dengan auditor sertifikasi halal melalui pembahasan RUU Jaminan Produk Halal (JPH).

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah seakan ingin membentuk lembaga baru yang memiliki kewenangan melakukan sertifikasi halal.

“Ada kecenderungan pemerintah ingin memisahkan ulama dengan auditor. Padahal auditor sertifikasi halal itu kepanjangan tangan dari para ulama dalam hal ini MUI,” ujar Amidhan saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (21/2).

Menurutnya, proses sertifikasi halal tidak semata-mata dilakukan dalam konteks ilmu pengetahuan namun juga bersinggungan dengan agama. Oleh karena itu, kerja sama antara ulama dalam hal ini MUI dengan para auditor tetap tidak dapat dipisahkan.

Lebih lanjut dia menilai sertifikasi halal yang dilakukan lembaga negara cenderung tidak independen karena berpotensi mengutamakan kepentingan pemerintah.

“Lembaga sertifikasi halal pemerintah nanti malah jadi lembaga `plat merah`, justru mengutamakan kepentingan pemerintah, sehingga tidak independen,” kata dia.

Bila pemerintah bersikeras ingin auditor sendiri, dia pun mengimbau agar auditor tersebut tetap berkoordinasi dengan  MUI melalui Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) untuk dilatih dan bekerja secara bersama-sama. (A.Syalaby Ichsan/Antara/ROL)

Advertisements

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Taushiyah MUI Terkait Pilkada Serentak 2017