Home / Berita / Internasional / Asia / Satu Lagi Relawan Insinyur MER-C Berangkat ke Gaza

Satu Lagi Relawan Insinyur MER-C Berangkat ke Gaza

(ist / Dok. MER-C)
(ist / Dok. MER-C)

dakwatuna.com – Jakarta. Jum’at, 15 Februari 2013, tepatnya pukul 20.20 WIB, MER-C memberangkatkan lagi tambahan satu relawan insinyur ke Gaza, Palestina. Keberangkatan relawan insinyur ini adalah untuk membantu mengawasi pekerjaan pembangunan tahap 2 RS Indonesia (RSI) berupa pekerjaan arsitektur dan ME (Mechanical Electrical).

Pekerjaan pembangunan tahap dua RSI memang dilakukan sendiri oleh insinyur dan tenaga teknis dari Indonesia yang semuanya adalah relawan (unpaid volunteers) dari Pesantren Alfatah yang tergabung dalam Divisi Konstruksi MER-C. Kedatangan tambahan insinyur, yaitu Ir. Edy Wahyudi diharapkan bisa melakukan pemantauan yang lebih baik terhadap proses pembangunan RS Indonesia, amanah dari rakyat Indonesia untuk Palestina yang mulai memasuki tahap lebih rumit dan detail, apalagi pembangunan tahap dua seluruhnya akan dikerjakan oleh tenaga ahli dan pendukung dari Indonesia.

Bersama Ir. Edy Wahyudi, berangkat juga 3 relawan dari Pesantren Alfatah. Selain turut membantu dalam program pembangunan RS Indonesia, mereka juga akan menimba ilmu di Gaza melalui program kerjasama beasiswa antara Universitas Islam Gaza dan Pesantren Alfatah.

Keempat relawan tiba di Kairo Sabtu (16/2) sekitar pukul 9 pagi waktu setempat. Dari Kairo, semua relawan langsung menuju perbatasan Rafah dan dengan surat izin yang ada, semua relawan bisa masuk ke Gaza pada hari Sabtu sorenya.

Bagi Ir. Edy Wahyudi ini adalah keberangkatan keduanya ke Gaza. Sebelumnya, Ir. Edy pernah bertugas selama 1,5 tahun di Gaza. Tugasnya bersama 2 relawan insinyur lainnya saat itu, Ir. Nur Ikhwan Abadi dan Ir. Ahmad Fauzi adalah untuk menindaklanjuti dan mengawasi proses pembangunan tahap 1 berupa pekerjaan struktur RSI. Ia baru kembali ke Indonesia setelah pembangunan struktur RSI selesai. Kini, keahliannya kembali dibutuhkan, untuk mengawasi pembangunan tahap 2 RSI yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara.

Ir. Edy Wahyudi dan 3 relawan akan bergabung dengan 27 relawan Indonesia yang sudah berada di Gaza. Semua relawan berkomitmen akan bertugas di Gaza hingga pembangunan RSI selesai dan amanah donasi dari rakyat Indonesia yang disalurkan melalui MER-C tertunaikan.

Berdasarkan laporan dari Ir. Nur Ikhwan Abadi di Gaza, “Pekerjaan pemasangan blok dinding samping dan blok sekat-sekat ruangan dalam untuk lantai 1 dan 2 RSI sudah selesai. Yang masih berlangsung adalah pemasangan blok lantai basement yang tersisa sekitar 50% lagi.”

Donasi Rakyat Indonesia untuk RSI Capai Rp 30,7 Milyar

Sementara itu, total donasi dari rakyat Indonesia untuk program pembangunan RS Indonesia di Gaza sudah mencapai Rp 30,7 Milyar. Semua donasi murni berasal dari rakyat Indonesia yang sebagian besar dari kalangan menengah ke bawah, dari Aceh hingga Papua.

Alhamdulillah perkiraan awal biaya pembangunan sebesar Rp 30 Milyar, yang sebelumnya sulit terbayangkan akhirnya tercapai bahkan sudah melebih dari target. “Kini kebutuhan selanjutnya adalah biaya untuk pengadaan alat-alat kesehatan dan pengembangan kompleks RS Indonesia, yaitu pembangunan infrastruktur, masjid, gedung manajemen dan juga wisma rakyat Indonesia.” papar Ir. Faried Thalib, Ketua Divisi Konstruksi MER-C. (ist)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina