Home / Berita / Nasional / Ramadhan Pohan: Kader Demokrat yang Langgar Pakta Integritas Pasti Dipecat

Ramadhan Pohan: Kader Demokrat yang Langgar Pakta Integritas Pasti Dipecat

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan. (inet)
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan. (inet)

dakwatuna.comWakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan memastikan bila ada kader yang melanggar pakta integritas maka akan diberi sanksi pemecatan.

Menurutnya, pakta integritas dibuat dalam rangka penyelamatan dan pembenahan diri internal Partai Demokrat untuk keluar dari persoalan internal yang selama ini menyandera partai berlambang Mercy itu.

Poin-poin dalam pakta integritas pun menyinggung semua sektor termasuk bila ada kader yang melakukan korupsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi, kader Demokrat bisa dipastikan dia tidak kongkalikong dan aneh-aneh melanggar hukum. Termasuk di dalam soal APBN dan APBD,” kata Pohan, usai rapat pimpinan nasional (Rapimnas) di Hotel Sahid Jakarta, Minggu (17/2).

Dia menambahkan, poin-poin yang dimuat dalam pakta integritas Partai Demokrat sangat berbeda dengan pakta integritas di partai lain. Pasalnya, selain memuat pelanggaran hukum secara luas, di dalam pakta integritas tersebut juga memasukkan sektor-sektor yang tidak boleh dilanggar yakni APBN dan APBD.

“Nah, siapa yang melanggar berarti terkena sanksi, yang itu sudah secara otomatis. Begitu (ditetapkan) tersangka dia otomatis berhenti dari jabatan, siapapun dia dan itu cukup kuat,” jelas Pohan yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR. (ian/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (aljazeera.net)

Cara AKP Apresiasi Kader