Home / Berita / Daerah / MUI Lampung: Masyarakat Resah Karena Banyaknya Waria Bergentayangan

MUI Lampung: Masyarakat Resah Karena Banyaknya Waria Bergentayangan

Peta Provinsi Lampung. (inet)
Peta Provinsi Lampung. (inet)

dakwatuna.com – Bandar Lampung. MUI Lampung menyatakan masyarakat resah masih maraknya wanita berkelamin pria (waria) bergentayangan menjajakan diri kepada lelaki hidung belang di sebagian wilayah kota Bandar Lampung.

Ketua MUI Lampung, Mawardi AS, mengatakan masih tingginya angka waria yang menjajakan diri di jalanan, perlu ada bimbingan dari pihak-pihak yang berwenang untuk mencegahnya.

“Perbuatan waria itu maksiat dan jauh dari nilai-nilai agama, perlu ada bimbingan pihak berwenang,” kata Mawardi di Bandar Lampung, Ahad (17/2).

Untuk itu, ia berharap ada pengarahan yang positif bagi waria untuk mengisi hidupnya terlepas dari perbuatan maksiat. Menurut Mawardi, waria itu tetap menyadari mereka berjenis kelamin laki-laki.

“Cara berpakaiannya seharusnya seperti laki-laki,” katanya.

Aksi waria yang menjajakan diri di sebagian wilayah sudut kota Bandar Lampung, kian marak. Kondisi seperti ini, selalu terjadi hampir setiap malam, dan belum terlihat adanya patroli dari satuan polisi pamong praja (satpol PP).

Tempat-tempat yang menjadi favorit waria yakni di seputaran lapangan Enggal, Pasar Tengah, kawasan Way Halim, pasar Bambu Kuning, dan kawasan Telukbetung. Mereka beraksi di keremangan setelah pukul 21.00 setiap malam. (Mursalin Yasland/Karta Raharja Ucu/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • captainc

    ya, ada permintaan maka ada penawaran..

Lihat Juga

Pernyataan Sikap PBNU Terkait #AksiDamai411
"Saatnya Memenuhi Rasa Keadilan Masyarakat".

Pernyataan Sikap PBNU Terkait #AksiDamai411: “Saatnya Memenuhi Rasa Keadilan Masyarakat”