Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Biarkan Aku Menangis

Biarkan Aku Menangis

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Biarkan aku menangis…
Sebagai rasa haruku yang membiru
Sebagai rasa laluku yang mengadu
Rasa rasa penyedap dalam kalbuku

Biarkan aku menangis…
Karena guronan batu yang menepis
Biarkan aku menangis
Karena luka yang memanas

Biarkan aku menangis…
Menangis rindu dan malu
Pada Rabbku …

Biarkan aku menangis…
Dengan butiran cinta yang bagai gerimis
Membasahi wajahku yang menghempis
Yang tunduk dan sujud haru cinta yang berlapis

Biarkan aku menangis…
Bukan karena tragis
Bukan karena pesimis apalagi mengemis
Tapi karena cintaku pada Rabbku …

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia kampus Serang, aktif di LDK GMPM lh, KAMMI komisariat UPI Kampus serang dan Kesatuan aksi pelajar muslim Indonesia (KAPMI) wilayah Banten.
  • yakin lah, bahwa Allah mencintai kita,
    lebbih dari yang kita perlu..

Lihat Juga

Surat Cinta dari Mahasiswa untuk MUI