Home / Berita / Silaturahim / School Training Team Kalteng Selenggarakan Seminar Cinta “The Power of Love”

School Training Team Kalteng Selenggarakan Seminar Cinta “The Power of Love”

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Seminar Cinta “The Power of Love” yang diselenggarakan oleh School Training Team (STT) Kalimantan Tengah, Ahad, 10 Februari 2013. (Abdul Aziz)
Seminar Cinta “The Power of Love” yang diselenggarakan oleh School Training Team (STT) Kalimantan Tengah, Ahad, 10 Februari 2013. (Abdul Aziz)

dakwatuna.comSchool Training Team (STT) Kalimantan Tengah menyelenggarakan kegiatan seminar akbar bagi pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se Kota Palangka Raya pada hari Ahad, 10 Februari 2013. Seminar akbar kali ini adalah salah satu wujud kongkret cinta STT terhadap pelajar Kota Palangka Raya. Seminar cinta yang bertemakan “The Power of Love” dilaksanakan di Aula KNPI, Jl. Tjilik Riwut KM.1 P. Raya diikuti dengan antusias oleh lebih dari 100 peserta.

STT pada seminar ini menghadirkan 3 (tiga) pembicara yang profesional di bidang psikologi, Narkoba dan Agama. Menurut Aceng Rosadi, S.Pd selaku ketua STT Kalteng acara ini bertujuan memberikan kesadaran kepada para pelajar tentang makna cinta sesungguhnya dalam Islam dan memberikan kesadaran kepada para pelajar tentang penyimpangan-penyimpangan yang sering terjadi karena kesalahan dalam memaknai cinta (Pergaulan bebas, Penyalahgunaan Narkoba, Tawuran pelajar dll), sehingga diharapkan para remaja tidak latah dalam hal ini ikut-ikutan merayakan tradisi/budaya luar yang berakibat negatif seperti perayaan Valentine Day yang banyak dijadikan ajang pergaulan bebas/free sex.

Pembicara pertama yaitu Ibu Esty Aryani Safithri, M.Psi yang mana memaparkan tentang tahapan perkembangan remaja, tugas dan tanggung jawab remaja, contoh kenakalan remaja saat ini. Esty juga memberikan tip bagaimana menjadi pelajar yang ok, di antaranya adalah menerima kondisi diri, tidak perlu minder dengan kekurangan diri karena setiap orang dianugerahi kelebihan masing-masing, hadapi masalah dan jangan sampai lari dari masalah, karena hakikatnya masalah akan mendewasakan seseorang. Pembicara kedua yang tidak kalah menarik adalah Bapak Baja Sukma, SP, M.Si dari BNN Prov. Kalimantan Tengah. Baja Sukma memaparkan tentang Penyalahgunaan Narkoba di kalangan remaja dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Tips dari Bapak Baja dalam menghindari penyalahgunaan Narkoba dan Narkotika adalah “Jangan merokok dan minum minuman keras” karena Narkoba dan Narkotika tidak jauh dari kedua hal ini. Baja juga menambahkan hindari berteman dengan pemakai Narkoba.

Pemaparan materi ketiga oleh Ust. H. Amanto Surya Langka, Lc tidak kalah seru yaitu mengenai hakikat cinta menurut pandangan Islam dan kekuatannya dalam melahirkan pemuda Islam yang berprestasi dan memotivasi peserta untuk lebih menjaga diri dari perilaku-perilaku menyimpang dan dilarang oleh agama. Amanto juga dalam seminar ini banyak menyajikan video-video motivasi seperti video bagaimana contoh kecintaan seorang ayah terhadap anaknya begitu juga sebaliknya dan dari kecintaan keduanya melahirkan suatu motivasi prestasi yang menjadi inspirasi bagi jutaan orang di dunia, antusias pelajar pun dalam mengikuti seminar ini semakin bertambah.

Seminar ini meriahkan oleh “al ishlah voice’’ yang membawakan beberapa nasyid seperti masa muda, muhasabah cinta dan sempurna menambah meriahnya suasana seminar. Ditambah lagi panitia seminar menyediakan “door prize” bagi peserta yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan seminar, semakin sempurnalah persembahan cinta STT bagi kemajuan Pelajar, Pemuda, Calon pemimpin Bangsa khususnya di Palangka Raya Provinsi Kal-Teng tercinta.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Ilustrasi (inet)

Surat Cinta dari Mahasiswa untuk MUI