Home / Pemuda / Cerpen / Allah SWT Takkan Lupa

Allah SWT Takkan Lupa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi - Seorang ibu dan anak berbuka puasa di sebuah tenda besar pada saat hari pertama Ramadhan, di Istanbul, Turki, tahun 2011. (Osman Orsal/Reuters)
Ilustrasi – Seorang ibu dan anak berbuka puasa di sebuah tenda besar pada saat hari pertama Ramadhan, di Istanbul, Turki, tahun 2011. (Osman Orsal/Reuters)

dakwatuna.com – Kebaikan yang lillahi ta’ala nilainya kekal. Sekecil apapun itu, seremeh apapun itu, jika niatnya karena Allah semata, Insya Allah, Allah tak akan pernah melupakannya. Sekalipun kita sudah lupa bahwa kita pernah melakukan kebaikan itu, sungguh Allah akan selalu mengingatnya.

Kisah nyata dari seorang Ibu yang menderita penyakit keras, seusai operasi sang ibu berucap hamdalah kemudian menangis bercucuran airmata. Dokter pun heran dan bertanya,

“Di saat seharusnya Ibu bahagia, kenapa Ibu malah menangis?”

“Saya sedih dokter, saya tidak mampu melunasi sisa pembayaran operasi sejumlah 120 juta itu. Dulu, uang sejumlah itu bisa saya dapati, tapi sekarang, seluruh kekayaan saya sudah habis untuk pengobatan selama ini”.

Dengan senyum, dokter itu menjawab,

“Ibu tidak perlu khawatir, uang sisa pembayaran operasi itu sudah terlunasi dengan segelas susu segar.”

Ibu bingung. Ia mengernyitkan dahinya. Benar-benar tidak mengerti. Susu apa? Dan bagaimana mungkin segelas susu segar setara dengan uang 120 juta?

“Maksud dokter apa?”

“Ingatkah Ibu? Puluhan tahun yang lalu, ada seorang anak kecil yang sangat kehausan. Kemudian Ia melihat ada seorang Ibu di sebuah rumah yang mewah sekali. Lantas, si anak kecil itu mendatanginya dan meminta air untuk minum. Ibu pun memberinya segelas susu segar. Susu yang sama sekali belum pernah si anak kecil rasakan sebelumnya. Segaar sekali. Bahkan kesegarannya masih terasa sampai hari ini.”

Ibu menangis sejadi-jadinya, “Andakah anak kecil itu, dokter?”

“Betul, Bu”

Masya Allah…

Jangan bosan untuk melakukan kebaikan… kita tidak pernah tahu kapan dan bagaimana Allah akan membalasnya…

Tapi satu hal, percayalah, bahwa Allah tiada menyia-nyiakan hambaNya yang berbuat kebaikan.

Insya Allah.

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 9,63 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Cara Rasulullah Mencegah Anak Muda Berzina