09:21 - Rabu, 03 September 2014

Fokus Pada Amanah Sebagai Presiden PKS, Anis Matta Mundur Sebagai Wakil Ketua DPR RI

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 07/02/13 | 19:55 | 25 Rabbi al-Awwal 1434 H

Muhammad Anis Matta (kedua dari kiri) bersama para pimpinan DPR RI lainnya. (ist)

Muhammad Anis Matta (kedua dari kiri) bersama para pimpinan DPR RI lainnya. (ist)

dakwatuna.com – Jakarta. Presiden PKS Anis Matta mengajukan secara resmi pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua sekaligus sebagai Anggota DPR. Hal ini dilakukan Anis untuk dapat fokus pada jabatannya sebagai Presiden PKS.

“Saya fokus untuk dapat menjalankan amanah baru sebagai Presiden PKS. Ini masa yang sulit, tetapi juga merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh PKS untuk besar,” tegas Anis di ruang Wakil Ketua DPR RI, Kamis (7/8).

Selain itu, pengunduran diri ini juga merupakan bagian dari budaya politik PKS untuk tidak rangkap jabatan di partai dan jabatan publik sebagai Wakil Ketua DPR RI.

“Bagi PKS, jabatan adalah amanah dan titipan. Tidak ada yang lain. Saya sebagai kader harus siap ditempatkan di berbagai posisi sesuai amanah Majelis Syuro. Suatu waktu saya berada di sini sebagai Wakil Ketua DPR, di waktu lain saya harus siap fokus di partai,” kata Anis.

Pengunduran diri ini, kata Anis, juga membuktikan bahwa proses internal di PKS berjalan dengan lancar dan tanpa konflik. “Kami partai yang besar dengan proses kaderisasi yang mapan. Proses pergantian dan transisi kepemimpinan di PKS tidak gaduh dan berlangsung dengan cepat tanpa konflik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anis menyempatkan membereskan beberapa buku yang menjadi bacaannya sehari-hari. Beberapa diantaranya seperti Biografi Bung Karno yang sudah dibacanya sejak SMP. Juga buku Biografi Presiden Soeharto yang sudah selesai dibaca dan dipelajari.

“Saya kagum dengan gelora semangat Soekarno dan tangan dingin Soekarno. Mereka adalah bapak bangsa yang meletakkan dasar-dasar bernegara bagi bangsa ini. Pemikiran mereka berdua adalah visi dasar terbentuknya bangsa ini, “ jelas Anis. (ist)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (1 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • Nur Ali

    top margotop, jangan pada merangkap harus fokus itu baru profesional

Iklan negatif? Laporkan!
53 queries in 1,201 seconds.