Home / Berita / Nasional / Luthfi Hasan Ishaaq akan Mundur Sebagai Anggota DPR

Luthfi Hasan Ishaaq akan Mundur Sebagai Anggota DPR

Luthfi Hasan Ishaaq (inet)
Luthfi Hasan Ishaaq (inet)

dakwatuna.com Jakarta (4/2)- Setelah mundur dari jabatan di partai, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq akan mengundurkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Pengunduran diri ini dipastikan dalam perbincangan antara Luthfi dengan Ketua Fraksi PKS DPR Hidayat Nur Wahid saat menjenguk Luthfi Hasan di lokasi ia ditahan oleh KPK, di Guntur, Jakarta Selatan, Senin (4/2).

Pengunduran diri Luthfi merupakan pilihan dirinya untuk berkonsentrasi dengan kasus yang sedang dihadapinya. “Pak Luthfi juga berharap Fraksi segera hadir dengan formasi lengkap lagi karena mundurnya beliau dan juga Pak Anis Matta,” ujar Hidayat. Keputusan tersebut, ujar Hidayat, diapresiasi oleh Fraksi dan akan ditindaklanjuti dengan pengurusan hal-hal yang bersifat administratif. Terkait pengganti dan pengajuan pengganti antarwaktu, menurut Hidayat hal tersebut akan diserahkan kepada DPP PKS.

Menurut Hidayat budaya mundur dari jabatan buat PKS adalah hal biasa. “Jabatan publik adalah amanah, maka saat kita tidak bisa mengerjakan amanah tersebut secara optimal, mundur adalah pilihan terbaik, dan Pak Luthfi memberikan teladan positif bagi bangsa ini,” ujar anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V (Klaten, Salatiga) ini. Ia menuturkan, paling lambat pekan ini surat pengunduran diri Luthfi Hasan akan disampaikan ke pimpinan DPR.

Terkait pengunduran diri Presiden PKS Anis Matta, Hidayat menjelaskan bahwa hal itu juga akan dilakukan dalam waktu dekat. Secara lisan, lanjut Hidayat, Presiden PKS sudah menyampaikannya ke publik, namun urusan administratif sedikit tertunda karena pimpinan struktur eksekutif tertinggi itu melakukan roadshow ke beberapa daerah lebih dulu. Meski demikian, ia menjamin Anis Matta akan secepatnya mengundurkan diri secara resmi sebagai Wakil Ketua DPR maupun Anggota DPR. “Pak Anis akan mundur dan pamit resmi dari DPR paling lambat awal minggu depan,” pungkas Hidayat.

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 7,71 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Sikap Kestaria……..Teladan bagi negeri yang gersang akan keteladanan.

  • alfulany

    Biasa saja lah…. kalau ga mundur ya patut dipertanyakan masih ada ngga akhlak malu seorang muslim…. Kalau memang terbukti bersalah, malahan sdh shrsnya mundur dari jauh-jauh hari ga sampe nunggu di tangkap…

Lihat Juga

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal. (pks.id)

PKS Larang Anggotanya Gunakan Atribut Partai

Organization