Home / Berita / Internasional / Asia / Palestina Berterima Kasih Atas Dukungan Maroko

Palestina Berterima Kasih Atas Dukungan Maroko

Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

ra pdakwatuna.comPresiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin Maroko Raja Muhammad VI atas keterlibatan negara tersebut dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Rasa terima kasih itu disampaikan Mahmoud Abbas melalui sambungan telepon ke Raja Muhammad VI pada Rabu (30/1). Dalam percakapan tersebut Presiden Abbas berterima kasih atas upaya tak kenal lelah yang diperlihatkan Maroko dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Hal ini sebagaimana dibuktikan oleh Maroko saat memprakarsai sebuah pertemuan yang baru-baru ini digelar di Inggris. Di mana dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh semua faksi yang ada di Palestina. Pertemuan itu merupakan salah satu upaya rekonsiliasi di Palestina. Demikian seperti dikutip MAP (Sabtu, 2/2).

Abbas dalam percakapannya, juga meminta agar pemerintah Maroko secara berkelanjutan menyelenggarakan pertemuan dialog inter-Palestina tersebut.

Menanggapi permintaan Abbas itu, Raja Muhammad VI dengan tegas mengatakan bahwa Kerajaan Maroko berkomitmen untuk mendukung rakyat Palestina. Lebih lanjut, Muhammad VI mengatakan Maroko akan memastikan kesejahteraan, kemakmuran dan rekonsiliasi akan tercipta di Palestina.

Pada November lalu, kala Israel tengah melancarkan agresinya ke Palestina, Maroko menunjukkan solidaritasnya kepada rakyat Palestina dengan membangun rumah sakit darurat atau RS lapangan Maroko yang ditempatkan di lokasi yang menjadi pusat serangan agresi militer Israel tersebut. (ian/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina