04:39 - Jumat, 01 Agustus 2014

Luthfi Hasan Ishaaq: “Hasbunallau wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’mannashir”

Rubrik: Nasional | Kontributor: dakwatuna.com - 30/01/13 | 23:40 | 17 Rabbi al-Awwal 1434 H

Konferensi Pers pimpinan PKS di kantor DPP PKS, 30 Januari 2013. (detikcom)

Konferensi Pers pimpinan PKS di kantor DPP PKS, 30 Januari 2013. (detikcom)

dakwatuna.com – Jakarta. Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq menggelar jumpa pers. Berkemeja putih, Luthfi tampak tenang.

“Saya pelajari dahulu,” kata Luthfi di Kantor DPP PKS di Jl TB Simatupang, Jakarta, Rabu (30/1/2013).

Tak lama, sejumlah kader PKS yang ada pun memberi dukungan kepada Luthfi. Mereka pun ramai berteriak takbir. “Allahu Akbar,” teriak mereka.

Luthfi pun hanya menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada yang di Atas. “Hasbunallau wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’mannashir (Cukuplah Allah menjadi pelindung kami, Allah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik penolong),” jelas Lutfhi.

Sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan anggota DPR berinisial LHI sebagai tersangka kasus suap impor daging. Belum dijelaskan siapa LHI yang dimaksud. Namun, karena itu merujuk pada anggota DPR, inisial yang terdekat yaitu Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden Partai keadilan Sejahtera (PKS) yang juga anggota Komisi I DPR. Selain anggota DPR, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni dua orang dari pemberi uang yakni AAE dan DE. Serta penerima suap berisinial AF.

Saat dicecar dari Partai dan komisi berapa, juru bicara KPK Johan Budi SP tidak menjawab. “Yang jelas dia anggota DPR. Silakan saja cek, komisi yang berkaitan pangan,” jelas Johan.

Luthfi Hasan Ishaaq sendiri merupakan anggota DPR Komisi 1, sebuah komisi yang tidak berkaitan dengan pangan. Komisi 1 DPR adalah komisi yang berkaitan dengan Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika.

LHI ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus impor daging.

KPK sudah menangkap orang dekat LHI berinisial AF bersama dua pengusaha dari PT Indoguna Utama. Satu orang wanita muda juga ditangkap. (bal/ndr/detikcom/hdn)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (5 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
102 queries in 1,222 seconds.