01:59 - Jumat, 25 April 2014

Lelaki Itu

Rubrik: Puisi dan Syair | Oleh: Rini Zukhruf - 30/01/13 | 11:30 | 17 Rabbi al-Awwal 1434 H

Ilustrasi (Danang Kawantoro)

Ilustrasi (Danang Kawantoro)

dakwatuna.com

Lelaki itu,
Rasanya sulit mendeskripsikannya
Ia bukan hanya sekadar lelaki
Ia lebih dari lelaki,

Kadang ku menyebutnya Bintang
Kadang ku memanggilnya kesatria
Kadang pula ku menjadikannya sandaran dan penguat diri

Karena ia, aku malu untuk bermalas – malasan
Karena ia,  ku sadar akan cinta yang murni
Karena ia pula ku mengerti tanggung jawab hakiki

Lelaki itu,
Bukan seorang pejabat
Bukan seorang konglomerat,
Bukan seorang ustadz
Tapi bagi ku ia adalah lelaki hebat

Perjuangannya bukan hanya terlihat di kala pagi
Kesungguh-sungguhannya bukan hanya terhitung jari
Dan Kekuatannya bukan hanya diuji dalam sehari
Tetapi perjuangannya dan pengorbanannya tak lekang oleh waktu
kesabarannya yang selalu menyentuh qalbu
entah bagaimana ia bisa begitu,

perlahan dan pasti ku yakini diri
ternyata ia sang imam dalam keluarga
ternyata ia sang pemimpin dunia akhirat
ternyata ia sang pejuang tangguh
dan ternyata karena iman dan ilmu yang kuat ia bisa seperti itu

yah, Lelaki itu adalah Cinta ku setelah Tuhan dan Rasulku
Sederhana, bijaksana dan penuh tanggung jawab
Energy positif bagi siapapun yang melihatnya
Kaulah Pangeranku,
Ayah.

Semoga Allah Selalu menjagamu,
Menguatkan iman dan jasadmu
Hingga mengumpulkanmu bersama sang para syuhada

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Topik:

Keyword: , , , , , , , , , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (5 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
76 queries in 1,028 seconds.