Home / Berita / Nasional / Priyo: Saya Tidak Teken Proyek Pengadaan Al-Quran

Priyo: Saya Tidak Teken Proyek Pengadaan Al-Quran

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. (rimanews)
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. (rimanews)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyangkal dirinya terlibat dalam proyek pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama. “Untuk diketahui saya clear and clean. Tidak ada kaitan dengan itu,” kata Priyo, Senin (8/1), sebagaimana dilaporkan Republika.

Priyo menyatakan proyek pengadaan Al-Quran tidak berada di bawah kewenangannya. Ini karena sebagai Wakil Ketua DPR dia hanya membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan. “100 persen saya sama sekali tidak tahu. Insya Allah saya tak terlibat,” ujar dia.

Priyo menyatakan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR bidang Polhukam tidak memungkinkan dia meloloskan anggaran proyek Al-Quran. Sebab proyek itu berada di bawah kewenangan Komisi VIII.

“Sebagai pimpinan saya tidak meneken (tanda tangan) proyek itu,” lanjut Ketua DPP Partai Golkar tersebut.

Priyo pun mengaku tidak akan melakukan langkah apapun terkait tudingan dirinya menerima fee proyek Alquran.

Sebelumnya, Priyo disebut mendapatkan jatah fee terkait korupsi proyek pengadaan laboratorium komputer tahun anggaran 2011. Serta pengadaan Alquran 2011 di Kementerian Agama.

Nama Priyo muncul dalam surat dakwaan anggota DPR Zulkarnaen Djabar dan putranya Dendy Prasetya yang dibacakan tim jaksa KPK dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (28/1). (Mansyur Faqih/Muhammad Akbar Wijaya/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ada Apa dengan Surat Al-Maidah?