Home / Berita / Nasional / Said Aqil Siroj: Semua Pihak Harus Bersatu Tangani Banjir di Jakarta

Said Aqil Siroj: Semua Pihak Harus Bersatu Tangani Banjir di Jakarta

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. (prioritasnews.com)
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siroj. (prioritasnews.com)

dakwatuna.comKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, meminta agar pemerintah dapat segara menangani musibah banjir yang melanda di hampir semua wilayah DKI Jakarta.

“Banjir ini musibah, saya harap masyarakat untuk sabar dan tawakkal. Pemerintah harus segera menanganani musibah ini dengan cepat dan tepat, jangan ribut saling menyalahkan,” ungkap Kiai Said di Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Kiai Said meminta agar gerakan sosial tidak memanfaatkan momentum banjir sebagai panggung politik.

“Semua pihak harus bersatu untuk menangani banjir di Jakarta, termasuk menyelamatkan korban. Tapi hendaknya jangan membawa-bawa bendera golongan, entah itu partai politik, organisasi, atau kelompok lain,” kata Kiai Said.

Mengusung kepentingan golongan dalam gerakan sosial, lanjut Kiai Said, dikhawatirkan akan semakin menambah derita korban bencana alam. “Tujuan kita baik, tapi kalau ada niat-niat yang tidak baik, itu justru akan merusak ibadah kita,” terangnya.

Kiai gergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura, Mekah ini mengaku telah memerintahkan seluruh Lembaga, Lajnah, dan Badan Otonom untuk terlibat aktif dalam penanganan banjir tersebut.

“Pagar Nusa lapor ke saya sudah mendirikan satu posko dan siap menerjunkan lima ratus pendekar sebagai relawan. Itu bagus. Tadi saya berpesan tujuan mulia itu jangan sampai diembel-embeli niat yang tidak baik,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen, membenarkan apa yang disampaikan Kiai Said. Satu posko utama sudah didirikan di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Menyusul kami akan mendirikan tiga sampai lima posko lain di tempat terpisah. Saat ini tim kami sedang bergerak untuk memetakan masalah di titik-titik lokasi banjir,” ujar Nabil.

Untuk 500 pendekar yang diterjunkan difokuskan untuk membantu proses evakuasi korban dan penanganan pascabencana.

“Lima ratus pendekar sudah terlatih untuk membantu penanganan bencana. Kami siap tenaga, dan siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk membantu penanganan banjir ini,” tuntas Nabil. (ydh/okezone)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • BramSonata

    Bagaimana mau bersatu (padu) mengatasi banjir. kalau yg orang orang bersatu padu banyak durhaka kepada Tuhan??

    Sederhananya, kalau manusia mau dan rela imannya hanya mengenal satu TUHAN, tidak dicampuri tuhan-tuhan (t kecil)lainnya, saya memastikan ada cara untuk menghadapi azab Tuhan ( baca , azab banjir).

Lihat Juga

Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kota Garut dan sekitarnya akibat meluapnya Sungai Cimanuk. (dakwatuna.com)

Dakwatuna Peduli Garut