Home / Berita / Daerah / PKS Jakarta: Tidak Ada Peraturan yang Bisa Larang PKS Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir

PKS Jakarta: Tidak Ada Peraturan yang Bisa Larang PKS Buka Posko Bantuan untuk Korban Banjir

Cuplikan akun twitter @pksjakarta tanggal 16 Januari 2013. (Twitter.com)
Cuplikan akun twitter @pksjakarta tanggal 16 Januari 2013. (Twitter.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Hujan yang mengguyur ibukota Jakarta tiga hari berturut-turut membuat Jakarta dilanda banjir. Ditambah lagi wilayah Bogor dan Puncak yang hujan beberapa hari terakhir mengirimkan banjir kiriman melalui sungai Ciliwung. Untuk itu PKS DKI Jakarta segera mendirikan posko banjir di beberapa titik rawan banjir di Jakarta.

Padahal pada bulan Nopember tahun 2012 lalu, Gubernur Jokowi mengeluarkan larangan bagi partai untuk tidak mendirikan posko atau memberikan bantuan langsung kepada korban banjir. Ia beralasan, tidak ingin bencana banjir yang sedang dialami beberapa wilayah di DKI Jakarta menjadi ajang kampanye atau promosi. Larangan itu juga diberlakukan untuk perusahaan dengan harapan daerah banjir steril dari logo dan bendera promosi.

Terkait dengan hal tersebut, PKS Jakarta melalui akun Twitternya @pksjakarta menyatakan, “Tidak ada satu peraturan pun yg bisa melarang PKS buka posko bantuan utk korban banjir. Rakyat sudah sangat membutuhkan.”

Posko banjir tersebut merupakan bukti janji-janji kampanye PKS yang akan selalu bekerja untuk rakyat, demikian seperti dikutip dari @pksjakarta.

“Tidak ada satu kekuatan apapun yg sanggup memisahkan PKS dgn rakyat. Maju terus! Pantang kaki melangkah mundur!” lanjut akun @pksjakarta. Hingga berita ini diturunkan,  @pksjakarta terus mengupdate akun Twitternya terkait aktivitas PKS Jakarta membantu korban banjir di Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, bahwa sebuah ambulance “Mega Bakti untuk Indonesia” milik PDIP bersiaga sejak pagi di pingir bantaran sungai wilayah Kalibata Jakarta Selatan, lengkap dengan perlengkapan evakuasi seperti perahu karet. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan di warga Jakarta.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (23 votes, average: 9,52 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kafilah Dakwah mahasiswa STID Muhammad Natsir di daerah pedalaman Sambas Kalimantan Barat, Senin (15/6/2015). (Saeful Rokhman)

Dakwah ke Pedalaman Sambas Kafilah Dakwah Terhalang Banjir

  • Preva Dimas

    Koreksi min, bukan nopember 2012, tapi nopember 2013. 2012 jokowi masih walikota Solo. Teliti sebelum posting,,,