20:13 - Sabtu, 18 April 2015

Syarat Poligami: ‘Empat Kali Sehari’

Rubrik: Artikel Lepas | Oleh: Agus Tamim - 14/01/13 | 09:30 | 01 Rabbi al-Awwal 1434 H

Ilustrasi (inet)

Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Ada kabar menggembirakan buat para istri. Jika suaminya ingin menikah lagi (baca: poligami), tidak terlalu sulit mengecek kemampuan suaminya. Selain berlaku adil, ada satu hal lagi yakni ”kekuatannya” di tempat tidur. Mampukah ia melakukannya empat kali sehari?

Hal ini disampaikan oleh Dr. Amir Faishol Fath, MA di depan ratusan jamaah Gedung Cyber, Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Beliau mengutip pendapat Imam Al-Ghazali dari kitabnya Ihya Ulumuddin. ”Seorang suami yang ingin menikah lagi harus memiliki kondisi khusus. Yakni, kemampuan di tempat tidurnya empat kali sehari,” ungkapnya salah seorang dewan redaksi dakwatuna dengan tersenyum.

Pada kajian Zhuhur perdana pasca Ramadhan tersebut, pengurus dan jamaah juga disentil oleh Ustadz Amir Faishol. “Ilmu itu harus diikat. Caranya dengan menuliskannya (mencatat),” sindir doktor bidang tafsir ketika melihat jamaah tidak ada yang mencatat.

Ketika salah seorang pengurus berkilah bahwa kajiannya sudah direkam, Ustadz Amir berharap hasil rekamannya didistribusikan.

Redaktur: Ardne

Topik:

Keyword: , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (38 orang menilai, rata-rata: 8,74 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • mujiono

    Saya blum jelas dg ide pokok artikel ini. Syarat poligami yang terakhir adalah harus mampu empat kali sehari di tempat tidur. Yang menjadi pertanyaan saya, poligamai yg dimaksud dengan berapa istri? Dua, tiga, atau empat. Kalo dua istri, berarti satu istri dua kali sehari. Dalam keadaan normal, hubungan suami istri seminggu rata-rata 2 sampai 3 kali. Lha.. ini 2 kali sehari, woooww luarbiasa. Saya tidak paham dengan hal ini, mungkin saya yg harus banyak belajar dan mempelajari hasil riset terkini. Afwan….

    • setia

      ya, kalo ga mampu jangan berpoligami, di tempat tidur aja ga mampu, apalagi menafkahi istri-istri dan anak-anak selama seumur hidup mereka, jadi berfikirlah sebelum berpoligami, poligami itu halal tapi memiliki resiko yang sangat berat

  • Abu Ahmad

    Menurut saya itu terlalu dibuat-buat. tidak ada aturan apapun yang berkenaan dengan masalah seksual yang secara langsung dibahas dalam kajian quran dan sunnah. berlaku adil dalam hal ini kan cakupannya tidak sesempit itu. menyediakan harta yang sama banyaknya bagi istri-istrinya sudah cukup untuk disebut adil. adapaun masalah seksual dan psikologi bisa dilakukan dengan cara giliran dalam jangka waktu yang tidak terlalu dekat, Nabi saja menggiliri istri-istrinya dalam hitungan perhari atau lebih. jadi tidak sekaligus seperti itu. Kalaupun ada maka itu bukan pekerjaan yang rutin dari nabi. Kan gak mungkin setiap hari nabi menggiliri ke 11 istrinya, jelas itu dilakukan diwaktu-waktu khusus saja. kalau tidak kapan melakukan aktifitas lainnya…???

    • Ryansyah

      wadu ini kok bisa ente bilang nabi punya istri 11, dari mana itu cuma 11….. tau sejarah & riwayat gak??

    • ali

      kalo istri istri nabi itu puas semua setelah digauli nabi mas… makannya wajar kalau istrinya 11…

  • Afit Zain

    ini asbun apanya punya pedoman yg kuwat,benarkah imam Al-Ghazali menulis begitu.apakah kalimat dikitabnya imam Al-Ghazali,terus ditafsirkan sendiri.

    • ali

      makannya baca kitabnya

  • Iwan s

    Ada benarnya juga sih…..Adil itu tidak hanya sebatas nafkah lahir saja, nafkah bathin pun harus adil bagi laki2 yg berpoligami. Oleh karenanya seorang laki2 yg berpoligami selain harus kuat dompetnya juga mesti kuat kejantanannya. Wallahu a’lam.

  • Ahmad Tamimi Ben Shohieb

    sayang…
    pak ustadz, ngomongnya ngasal…
    gak ilmiah dan gak mendasar…

    • ali

      itu ada sumber rujukannya, masa ngga ilmiah.. ? ngga ilmiah darimana ?

  • Juru Tulis

    ada contoh rosul, sahabat atau tabiin? kalo ustadz ngomongnya ngasal
    tanpa dalil yang benar, hati2 ya ustadz, apalagi kalau ucapannya ditiru
    oleh banyak orang maka sebanyak itu juga yang harus dia tanggung..

    • ali

      baca kitabnya di bab nikah,,,

  • Muh Yusuf

    meski itu sunnah, sebaiknya jangan jadikan alasan mengedapkan urusan seks. Yang lebih baik bagi kita adalah sabar dan membina kerukunan bersama istri satu.

    • Ryansyah

      lebih tapi baik menikah daripada berhubungan seks yang tidak halal…. seks itu benar asal halal, dan seks adalah ibadah bagi suami istri jadi kenap tidaki??… dan kalo memang benar2 tidak cukup 1 karena semisal seorang laki2 hyper…. istri yang baik tau harus bagaimana, lebih baik menikah 2 atau lebih tapi berhubungan seks halal jika memang keadaannya begitu dan memang laki2 juga harus adil

  • genta

    sangat masuk akal ketika seseorang yg berpoligami tp tidak mampu memberikan nafkah bathin secara adil maka termasuk dzolim. Pak Ustadz kan dari madura, jadi sekalian bagi resep maduranya biar josss….

  • azami gunaro

    benar itu.. ^_^

  • fadli

    Pak ustad ini sepertinya org KEJAWEN , tidak berdasar. Suka Menambah-nambah tauladan Rosulullah yg tidak pernah dilakukan Beliau. astaghfirullah…

  • daus

    poligami ukurannya bukan cuma sex saja……tulisan yg mengada-ada.

  • Mawar Sanwa

    ga ada bahasan yg lain apa pak ustaz,,,,,mana ada poligami yg adil……..manusia suka sekali membuatnya dengan alasan nabi dan agama ,…..padahal hanya sex yg disukai………bagi yg berpoligami jawab jujur!!!!!!

    • Abdul Fattah

      Belum tentu juga kalau yang di poligami janda tua hayo?????

    • Eko Nurcahyo

      membiarakan masalah poligami itu juga penting karena ini juga mengenai syariat agama =_=! makanya pelajari agamamu biar ngk asal ngomong…

      • edane

        ngasih penjelasan kok sepotong-sepotong pe’a lu

    • Nassuha Boement

      soal adil.. memang selama masih ada nafas kita tak bisa minta keadilan dr sesama.. tp percayalah tuhan maha adil.. tentang poligami memang benar untuk sbagian orang .. melainkan jumlah perempuan lebih banyak,, allah juga menghalalkan perceraian tp d samping itu allah sangat membencinya..

  • Papiko

    Wow…

  • Arie Ruswenda

    ia ni ga jelas banget

  • Aisal Manna

    artikel yang gakk jelas, ketauan menikah hanya karna nafsu semata….,harusnya bagi istri yang mengiklaskan suaminya berpoligami harus dilihat mampu tidakkah dia menghidupi semua keturunannya entar,bukan pandang istri-istrinya…orang menikah itu karna menginginkan keturunan,bukan hanya memuaskan nafsu semata….,

  • Nassuha Boement

    bisa d terima… islam mewajibkan umatnya untuk menikah.. kaya ataupun miskin konglomerat atau melarat.. dan jika mampu berpoligamilah,, sebab tuhan menciptakan kaum perempuan lebih banyak dr lelaki.. makruh atupun dosa jika menikahi tp tak d bagi nafkah lahir bathin.. jika kita ambil dr kata itu antara lahir bathin kaya dan miskin.. maka yg utama akan menjurus ke batin,, orang kaya jika tidak bisa menafkahi batin maka akan berdosa jika mempertahankan rumah tangganya,,

  • setia

    maksud dari tulisan Al Ghazali adalah bahwa Poligami itu halal namun memiki persyaratan yang sangat ketat untuk melakukannya, karena memiliki resiko yang luar biasa besar, disini keadilan, kejujuran dan keimanan orng yg berpoligami dipertaruhkan, ibaratnya seorang berhak untuk menjadi presiden tapi tidak semua orang mampu jika menjadi presiden

  • edane

    artikle ngaco dan menyesatkan ngasih penjelasan poligami kok sepotong-sepotong

  • edane

    inilah yg disebut ustat alim aliran mesum dan menyesatkan ngasih penjelasan poligami kok sepotong-sepotong

  • Annisa Tang

    Menurut saya bukankah konteks adil seperti itu, ketika pada hari itu kamu menggauli salah seorang istrimu, bukannya kamu harus menggauli istrimu yang lain juga ketika ia ingin. Kamu membelikan rumah salah satu istrimu, kamu harus membelikan rumah 3 orang istrimu yang lain yang harganya sama. Nah masalah dirimu, setiap hari kamu harus berpindah tempat tidur agar adil bagi semua istrimu. Kamu menyekolahkan seorang anakmu keluar negeri, maka anakmu yang lainnya kamu sekolahkan ke luar negeri juga. Setiap berbelanja baju untuk istrimu, kamu harus beli 4 baju.
    Jadi wahai kalian kaum pria, berpikirlah beribu-ribu kali untuk berpoligami. Karena poligami bukan sekedar nafsu sesaat, melainkan tanggungjawab seumur hidupmu. Ingat manusia berbeda dengan Rasul. Rasul mmilih janda tua dan miskin untuk ia sejahterahkan fisik dan bathinnya serta menjauhkannya dari fitnah, sementara manusia mencari wanita yang lebih muda dan lebih cantik dari istri pertamanya untuk ia nikahi. So?

Iklan negatif? Laporkan!
83 queries in 1,339 seconds.