Home / Berita / Nasional / MUI: Belum Ada yang Bertanggung Jawab Terhadap Pengawasan Produk Haram

MUI: Belum Ada yang Bertanggung Jawab Terhadap Pengawasan Produk Haram

Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

halaldakwatuna.com – Jakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengakui sistem pengawasan produk makanan haram yang beredar di masyarakat masih belum terurus. Alasannya, pengawasan produk makanan haram bukan tanggungjawab Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI.

“Yang belum terurus soal produk haram adalah pengawasan,” kata Ketua Fatwa MUI, Ma’ruf Amin saat memberi sambutan di Milad LPPOM ke-24 di Jakarta, Selasa (8/1).

Ma’ruf Amin menambahkan, tugas pengawasan untuk produk haram menjadi tugas pemerintah. Sayangnya, yang bertanggungjawab terhadap peredaran produk ini masih belum ada.

Selain pengawasan, tambah Amin, persoalan terjadi pula dalam pelogoan. Siapa yang bertugas memberikan logo haram pada produk tidak ada. Pekerjaan itu, sebuh Ma’aruf Amin, juga bukan menjadi tugas MUI.

MUI, imbuhnya, hanya bertanggungjawab terhadap produk yang bersertifikasi halal. Kalau dalam pengawasan pada produk bersertifikasi halal ada pelanggaran, MUI dapat mencabut sertifikasi halalnya.

“Terakhir, yang belum ada adalah penindakannya jika ada yang melanggar,” tegas Amin. (Ajeng Ritzki Pitakasari/Agus Raharjo)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Tantangan Dewan Pengawas Syariah dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja