Home / Berita / Daerah / Gubernur Jabar Minta Bahasa Daerah Ditegaskan di Kurikulum

Gubernur Jabar Minta Bahasa Daerah Ditegaskan di Kurikulum

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (REPUBLIKA/ YOGI ARDHI)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (REPUBLIKA/ YOGI ARDHI)

dakwatuna.com – Bandung. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, akhirnya menandatangani dan mengirimkan surat ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Selasa (8/1). Isinya, meminta Bahasa Daerah diekplisitkan dalam kurikulum baru 2013.

”Surat usulanya baru masuk kemarin, (Senin, 7/1). Sekarang saya tandatangani, hari ini juga dikirimkan hari ke Mendikbud,” ujar Aher, kepada wartawan, Selasa (8/1).

Heryawan menjelaskan, surat usulan tersebut dibuat berdasarkan permintaan Forum Peduli Bahasa Daerah yang unsurnya berasal dari Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah UPI, Unpad, UIN, dan yayasan pusat lembaga sunda. Jumlah institusi yang pemerhati Bahasa Sunda yang mengusulkan ada puluhan.

”Kami, mengajukan keberatan draft kurikulum 2013 yang tidak mencantumkan secara ekplisit. Kami ingin dijelaskan secara ekplisit,” paparnya.

Aher mengatakan, setelah surat usulan ini diberikan maka pelajaran Bahasa Daerah akan diberikan dua jam pelajaran di semua jenjang pendidikan. Yakni, dari mulai SD sampai SMA. (Ajeng Ritzki Pitakasari/Arie Lukihardianti/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Jadi Anggota Luar Biasa WANADRI, Aher: Terimakasih atas Peran Wanadri Membangun Generasi Muda