Home / Berita / Nasional / Kemenag Diminta Beri Perhatian Pada KUA Agar Tak Ada Pungli Nikah

Kemenag Diminta Beri Perhatian Pada KUA Agar Tak Ada Pungli Nikah

Ilustrasi - Kantor Urusan Agama. (inet)
Ilustrasi – Kantor Urusan Agama. (inet)

dakwatuna.comFPKS meminta agar Kementerian Agama (Kemenag) memberi perhatian pada Kantor Urusan Agama (KUA). Perhatian itu dengan memberi subsidi dan insentif kepada para petugas KUA. Jangan sampai muncul pungli untuk nikah yang justru membebani masyarakat.

“Saya melihat keluhan dari KUA bahwa anggarannya tidak cukup, masyarakat juga mengeluhkan anggarannya mahal. Kalau ditambahkan anggaran operasional saya setuju,” jelas Ketua FPKS Hidayat Nurwahid di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2013).

KUA memiliki fungsi pelayanan pada masyarakat. Tentu kalau mereka memberikan beban dengan meminta uang macam-macam, segera akan timbul dugaan buruk pada Kemenag.

“Seharusnya Kemenag memberikan anggaran yang memungkinkan,” tuturnya.

Biaya nikah mahal, justru akan membuat masyarakat memilih mengambil jalan lain, seperti nikah siri. “Dan jangan sampai alasan mahal dijadikan alasan untuk nikah siri. Namun juga ada pengawasan soal anggaran ini,” tuturnya. (ndr/mad/detikcom)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Afa

    saya baru mendaftarkan di KUA kecamatan sambeng-lamongan dengan biaya
    630.000,- ini sangat jauh dari biaya yang di tetapkan oleh pemerintah…
    sulit memberantas pungli semacam ini karena berbagai pihak saling
    berkaitan…

Lihat Juga

Berkah Dengan Satu Istri, Berkah Dengan Poligami