Home / Berita / Internasional / Asia / OKI: Karikatur Nabi Muhammad Bertentangan dengan Norma Jurnalisme Bertanggung Jawab

OKI: Karikatur Nabi Muhammad Bertentangan dengan Norma Jurnalisme Bertanggung Jawab

Surat Kabar Charlie Hebdo. (algerie360.com / ROL)
Surat Kabar Charlie Hebdo. (algerie360.com / ROL)

dakwatuna.com – Jeddah. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam karikatur Nabi Muhammad SAW, yang diterbitkan di majalah satire Prancis, Charlie Hebdo. Lembaga itu juga mengatakan perbuatan itu memicu kebencian serta sikap tak toleran terhadap umat Muslim.

Sekretaris Jenderal OIC, Ekmeleddin Ihsanoglu, menyampaikan keprihatinan dengan diterbitkannya serial buku komik mengenai kehidupan Nabi Muhammad SAW. Ihsanoglu mengatakan diterbitkannya karikatur itu bertentangan dengan norma jurnalisme yang bertanggungjawab dan sama saja dengan pelecehan terhadap hak kebebasan berpendapat.

Ia menambahkan hasutan dan anjuran kebencian serta sikap tak toleran terhadap ajaran agama –yang ditandai oleh penerbitan karikatur tersebut– adalah pelanggaran terhadap perangkat serta hukum hak asasi manusia internasional.

Ia mengimbau majalah itu agar mematuhi semua ketentuan, terutama dalam konteks Uni Eropa, mengenai hasutan kebencian dan kekerasa, kata IINA.

Ihsanoglu juga mendesak pemerintah di Prancis agar melakukan tindakan yang sesuai terhadap majalah tersebut. Ia mendesak seluruh Muslim agar menahan diri dalam menghadapi hasutan itu.

Ia kembali menyampaikan sikap dasar OIC mengenai pengembangan konsensus internasional tentang cara menghadapi aksi hasutan sengaja, dalam kerangka kerja Resolusi Dewan Hak Asasi Manusia. (Ajeng Ritzki Pitakasari/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (cerpendakwah.wordpress.com)

Aroma Badan Nabi Yusuf AS, Bounding Antara Ayah dan Anak