Home / Berita / Nasional / PKS Pinang Agus Sebagai Bakal Calon Anggota Dewan

PKS Pinang Agus Sebagai Bakal Calon Anggota Dewan

Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid bersama office boy Bank Syariah Mandiri, Agus Chaerudin, istri dan anak-anaknya Elis Nurjamilah, dan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq di DPP PKS, Selasa 1 Januari 2013. (Tribunnews/Yogi Gustaman)
Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid bersama office boy Bank Syariah Mandiri, Agus Chaerudin, istri dan anak-anaknya Elis Nurjamilah, dan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq di DPP PKS, Selasa 1 Januari 2013. (Tribunnews/Yogi Gustaman)

dakwatuna.com – Jakarta. Partai Keadilan Sejahtera tak ragu menyebut office boy Bank Syariah Mandiri Agus Chaerudin, yang dengan jujur mengembalikan uang Rp 100 juta, sebagai ikon warga yang harus diteladani. Agus juga masuk sebagai bakal calon legislatif.

“Masukannya kita terima. Kita pertimbangkan untuk bakal calon anggota dewan, dan pengurus DPD Garut juga di sini, jadi silakan saja,” ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq saat memberi penghargaan untuk Agus, di DPP PKS, Jakarta, Selasa (1/1/2012).

Menurut Luthfi, di tengah kejujuran menghilang di tengah masyarakat, politisi, dan birokrat, masih ada sosok Agus yang dengan amanah dan jujur menolak mengambil hak bukan miliknya berupa uang Rp 100 juta. Uang yang ia temukan adalah milik BSM yang tercecer di lantai dan ditemukan Agus.

Karena sikap dan karakternya yang jujur dan amanah, Lutfi tak mempersoalkan latarbelakang orang seperti Agus. Ia memastikan, Agus masuk dalam daftar calon anggota dewan. Kalau pun Agus sudah memiliki keanggotan partai lain, PKS tidak bisa berbuat banyak.

Agus sendiri mengaku selama ini tak pernah terlibat dalam partai politik. Sebagai warga negara yang baik, ia tak pernah menghilangkan hak suaranya tiap kali pemilihan umum. Bapak tiga anak ini mengaku belum memiliki keinginan untuk terjun di partai politik dan memilih menjadi orang biasa.

Sekali pun belum tertarik, Agus memiliki pandangan positif terhadap partai politik. Ia meminta kepada PKS, partai politik, elit pemerintahan pada umumnya, untuk bekerja secara ikhlas, dan memberi kontribusi luas bagi masyarakat.

“Saya kira ke depan mungkin harus bekerja ikhlas, untuk segala perbuatan kita di politik dan rumah tangga. Terus mengayomi sesama. Sama halnya dengan kejujuran. Kekuatan seseorang dilihat dari niatnya, dan Allah Maha Melihat,” ungkap Agus yang mendapat umrah dari PKS. (Yogi Gustaman/sanusi/Tribunnews)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Mardani: Selain Anies, Ada Nama Lain yang Disiapkan