05:22 - Kamis, 21 Agustus 2014

Menghalau Rasa

Rubrik: Puisi dan Syair | Oleh: Robiyatul Adawiyah - 28/12/12 | 10:30 | 14 Safar 1434 H

Ilustrasi (nanaharmanto.wordpress.com)

Ilustrasi (nanaharmanto.wordpress.com)

dakwatuna.com

Benderangnya tak terbendung
Kesilauan
Sudah dihalau tetap kemilau
Ini terlalu pagi
Bendung pesona yang terpukau
Sebab engkau belum terjangkau

Aku bersikukuh
Aku takut Tuhanku
Bila Rohim-Nya terlempar menjauh
Padahal kerlipnya begitu memukau
Aku terpaku
Bagaimana jadinya daku?

Shalihnya bukan dibuat
Baiknya tak berkutat karena maksud
Tak gagah
Tak bergelimang apalagi mewah
Singgasananya hijab, kukuh
Hingga pesona itu kemilau

Aku halau-halau
Harus begitu
Sampai garis-garis senja jelas

Dalam rangka menjaga hati

Tentang Robiyatul Adawiyah

Guru di Sumatera Utara. [Profil Selengkapnya]

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (4 orang menilai, rata-rata: 10,00 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
79 queries in 1,276 seconds.