Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Menghalau Rasa

Menghalau Rasa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (nanaharmanto.wordpress.com)
Ilustrasi (nanaharmanto.wordpress.com)

dakwatuna.com

Benderangnya tak terbendung
Kesilauan
Sudah dihalau tetap kemilau
Ini terlalu pagi
Bendung pesona yang terpukau
Sebab engkau belum terjangkau

Aku bersikukuh
Aku takut Tuhanku
Bila Rohim-Nya terlempar menjauh
Padahal kerlipnya begitu memukau
Aku terpaku
Bagaimana jadinya daku?

Shalihnya bukan dibuat
Baiknya tak berkutat karena maksud
Tak gagah
Tak bergelimang apalagi mewah
Singgasananya hijab, kukuh
Hingga pesona itu kemilau

Aku halau-halau
Harus begitu
Sampai garis-garis senja jelas

Dalam rangka menjaga hati

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...Loading...
Guru di Sumatera Utara.

Lihat Juga

Ilustrasi. (inet)

Hikmah Atas Titipan Sebuah Rasa