Home / Berita / Nasional / Menag: Fatwa Harus Responsif

Menag: Fatwa Harus Responsif

Menteri Agama, Suryadharma Ali. (blogspot.com)
Menteri Agama, Suryadharma Ali. (blogspot.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Agama, Suryadharma Ali, menilai bukan saatnya lagi berbagai lembaga otoritas fatwa hanya bersikap reaktif terhadap persoalan yang muncul di tengah umat Islam. Tetapi, mereka semestinya menjadi respon proaktif.

“Misalnya, menanggapi dan mengantisipasi berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sosial kemasyarakatan, seperti kloning manusia, bioteknologi, perbankan dan lainnya,” katanya pada penutupan konferensi internasional tentang fatwa di Jakarta, Rabu.

Menag mengatakan langkah proaktif dan antisipatif dinilai sangat penting bagi umat Islam pada saat ini. Hal tersebut terutama terkait bagaimana merumuskan suatu metode baru dengan mengedepankan prinsip “al-mashlahah” atau “adhdharuriyyat al-khamns” yang dikaitkan dengan konteks global kontemporer dalam aspek ekonomi, politik, ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk aspek sosial-kultural umat Islam.

“Dengan sebutan lain, produk fatwa mengedepankan pemenuhan kebutuhan hukum yang bersifat publik selain memberikan jawaban terhadap aspek teknis “ubudiyah” yang dibutuhkan oleh umat,” katanya. (Didi Purwadi/Antara/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Apa Hukum Menggunakan Gambar Online dari Website Lain?