Home / Berita / Nasional / Pemilik Toko Sepatu Berkulit Babi Berlabel Halal Dipanggil Polisi

Pemilik Toko Sepatu Berkulit Babi Berlabel Halal Dipanggil Polisi

Ilustrasi - Gedung Polda Metro Jaya. (inet)
Ilustrasi – Gedung Polda Metro Jaya. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyatakan, akan memanggil pihak pemilik toko dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), terkait pelaporan adanya kulit babi yang dipakai oleh produk sepatu Kickers.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan, pemanggilan dua pihak tersebut, akan dilakukan setidak-tidaknya minggu ini. “Kami sudah jadwalkan untuk memanggil pemilik toko dan pihak MUI,” tutur Rikwanto kepada media, Rabu (26/12), di kantor Polda Metro Jaya.

Ia menjelaskan, jika tidak di minggu ini, maka pemanggilan keduanya akan dilakukan paling lambat di minggu depan. Terkait proses hukum yang berjalan, Polda telah mendapatkan keterangan langsung dari pihak pelapor. “Pelapor sudah diperiksa,” ucapnya.

Rikwanto menerangkan, bahwa kasus ini pergulirannya masih membutuhkan proses penyelidikan. Kepolisian masih terus menyelidiki dari mana sebenarnya label ‘halal’ pada sepatu Kickers itu berasal. (Abdullah Sammy/Alicia Saqina/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Babi itu haram kalau untuk dimakan. Sesuatu yg haram untuk dimakan tidak serta merta menjadi najis. Alkohol, haram diminum tapi bukan merupakan najis. Label halal pada sepatu jelas suatu yang salah kaprah. Halal dan haram itu untuk sesuatu yang dimakan. Sepatu kok diksaih label halal. Seng mboten2 wae

Lihat Juga

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk