Ada Ahmad Heryawan, Kepala Kerbau Tak Lagi Dilarung Saat Syukur Laut Tasikmalaya
Rubrik: Daerah | Kontributor: Tim dakwatuna - 25/12/12 | 18:03 | 11 Safar 1434 H
- 2 Komentar
- 3114 hits


Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengangkat ikan laut hasil tangkapan nelayan Pamayangsari, Tasikmalaya, Jabar. Selasa (25/12). Heryawan hadiri acara syukur laut yg diadakan oleh nelayan Pamayangsari kecamatan Cipatujah kabupaten Tasikmalaya. (ANTARA FOTO/pd/HO/12)
dakwatuna.com – Kegiatan Syukur Laut di Pamayangsari, Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya sukses dilaksanakan, Selasa pagi (25/12). Dalam acara Syukur Laut tahun sebelumnya, biasanya dilarung Jampana, yakni sejenis replika rumah yang dihias dengan berbagai aksesoris. Jampana tersebut diisi dengan kepala kerbau dan berbagai makanan serta umbi-umbian.
Namun kini para Nelayan Pamayangsari tidak lagi memasukan kepala kerbau dalam jampana yang dilarung di lepas pantai tersebut.
“Jampana yang dilarung tidak berisi apa-apa. Ini hanyalah sebagai simbol rasa syukur para nelayan,” kata Dedi Mulyadi, Ketua Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab Tasikmalaya yang ketua panitia Syukur Laut 2012.
Uniknya, Jampana yang berukuran sekitar 1 x 2 m tersebut dilarung Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Menurut Dedi, kegiatan syukur laut adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan pada setiap akhir tahun.
“Setelah sekian puluh kalinya kami melaksanakan kegiatan Syukur Laut, baru tahun ini dihadiri pejabat sekelas Gubernur, ditambah lagi didampingi oleh Bupati Kab Tasikmalaya Uu Ruzhanul. Membuat kebahagiaan ini terasa begitu besar,” ungkap Dedi. (arp/RMOL)
Redaktur: HendraTopik: Syukur Laut Tasikmalaya
Keyword: ahmad heryawan, kepala, kerbau, larung, laut, syukur, tasikmalaya
Beri Nilai Naskah Ini:
- 3114 hits
- Tweet



(10 orang menilai, rata-rata: 9,70 dalam skala 10)


