Home / Berita / Nasional / Menag: Mengucapkan Selamat Natal Halal

Menag: Mengucapkan Selamat Natal Halal

Menteri Agama, Suryadharma Ali. (blogspot.com)
Menteri Agama, Suryadharma Ali. (blogspot.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan memberi ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani halal.

Hal tersebut disampaikan Suryadharma dalam konferensi pers usai peluncuran laman berita Islam dan Konferensi Internasional tentang Fatwa di Jakarta, Senin.

“Perlu diketahui bahwa pemerintah mendorong terciptanya kerukunan antarumatberagama, jadi tidak ada masalah dengan memberi ucapan selamat Natal. Ya, itu halal,” kata dia.

Pernyataan tersebut dikemukakan menteri agama menanggapi adanya pendapat sebagian ulama bahwa mengucapkan selamat Natal haram hukumnya.

“Ulama memiliki interpretasi masing-masing dengan sumber hukum berlandaskan, diantaranya Al-Quran, Sunah dan ijma (kesepakatan para ulama). Oleh karena itu, perlu juga dilihat pernyataan itu sebagai fatwa lembaga atau pribadi,” kata dia.

Selain itu, Suryadharma juga menegaskan pandangan pemerintah harus dijadikan rujukan dalam menyikapi pro-kontra tersebut.

“Pemerintah tidak pernah mempersoalkan mengenai hal ini, bahkan presiden, wakil presiden dan menteri agama merayakan Natal, dan semua hari raya agama-agama di Indonesia, sebagai wujud toleransi yang kita bangun,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Menag Suryadharma Ali juga menghimbau peran media dalam menyebarluaskan pesan damai, toleransi dan persatuan. (A060/Ant)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 3,42 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Petugas menggunakan teropong guna melihat posisisi bulan untuk menentukan awal Ramadhan.  (Idii-online.com)

Penetapan Awal Ramadhan, DPR Desak Menag Lebih Serius

  • Abu Shodiq

    Kerukunan beragama tidak diukur dari ucapan selamat natal pak.

  • Abu Shodiq

    Kerukunan beragama tdk diukur dari ucapan natal pak.

  • http://www.facebook.com/carsito.muhammadspn Carsito Muhammad Spn

    ?????????

  • iwan kustiawan

    Suryadharma Ali, “mengucapkan selamat natal halal” katanya demi terciptanya kerukunan antar umat beragama

    Pak mentri agama kita ini rupanya tak jeli terhadap situasi yang berkembang saat ini kalau tidak mau anda ini di cap sebagai antek salibis, mayoritas ulama sepakat mengucapkan selamat natal hukumnya haram! titik!. Harusnya pak mentri banyak belajar dan bertanya kepada para aktifis yang gigih berjuang melawan misi kristenisasi, mereka rela mengorbankan waktu, keluarga, harta bahkan nyawanya sendiri untuk membentengi akidah umat Islam dari pendangkalan akidah. Sudah tak terhitung umat Islam yang akhirnya murtad akibat serangan kristenisasi dengan berbagai macam modus dari mulai yang halus sampai yang tak masuk akal sekalipun. Jadi siapa sebenarnya yang tidak toleran, siapa yang tak mau rukun? Mau Bukti Pak Mentri?

    • dika

      Aqidah Pak Menteri yang perlu dipertanyakan.. MasyaAllah

    • 12180

      baca text fatwa MUI itu sendiri, pelajari baik-baik, gak usah ribut-ribut, dari situ akan jelas sebetulnya apa dan mana yg diharamkan

    • Ramanda

      Ngk coco jd Pemimpin Umat

  • http://www.facebook.com/rm.bayu.wibisono Bayu Wibisono

    masya allah, islam agama rahmatan lil alamin, tidak agama yg selamat dan sejahtera selain islam… dan hanya islam yg memberikan KESELAMATAN… dan memberikan ucapan SELAMAT berarti memberikan KESELAMATAN kepada mereka…

    • ridwanfan

      Majelis Ulama Indonesia menyarankan umat Islam tidak mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk agama Nasrani. “Itu jadi perdebatan, sebaiknya enggak usah sajalah,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa Maruf Amin di Jakarta, Rabu, 19 Desember 2012.

      Meskipun melarang, Maruf meminta umat Islam menjaga kerukunan dan toleransi. Dia menyatakan ada fatwa MUI yang melarang untuk mengikuti ritual Natal.

      Dia menegaskan, mengikuti ritual Natal adalah haram. “Karena itu ibadah (umat lain),” kata dia.

      MUI telah mengeluarkan fatwa pada 1981 di masa Ketua Umum MUI Prof. Dr. Buya Hamka. Fatwa MUI yang ditandatangani Ketua Komisi Fatwa KH. Syukri Ghazali dan Sekretaris H. Masudi. Isi fatwa ini menyatakan haram mengikuti perayaan dan kegiatan Natal. (tempo.co, 20/12)

    • 12180

      bayu Wibisono said: “dan memberikan ucapan SELAMAT berarti memberikan KESELAMATAN kepada mereka…” apakah manusia bisa memberi keselamatan kepada manusia lain hanya lewat ucapan selamat? mau cari selamat? bukankah bisa berdoa langsung kepada Allah SWT, atau hanya nunggu ucapan selamat dari orang lain?. Bagaimana meng artikan kata: “selamat berlibur ya…” atau “selamat menikmati…” Orang bilang ucapan selamat berarti doa? bukankah dalam Islam, yg namanya doa harus melalui proses adab berdoa, apakah dalam “selamat berlibur ya…” atau “selamat menikmati…” ada unsur ber doa?

  • Aris Susantio

    Wah gimana ini to? bisa gawat nih.. Sebaiknya Menag bilang aja “Lakum dinukum waliyadin”..

    • http://www.facebook.com/achmad.riharto Achmad Fahjar Riharto

      iya y. wah masyaAllah. sperti apa ini proses beliau melahirkan fatwa demikian..??

      masya Allah

  • pacah

    ini mah menteri lieur, saya aja yang ada di desa tau, kl mengucapkan natal artinya membenarkan agama lain, padahal Islam adalah agama yang paling sempurna

  • peaceman

    Muslim tidak mengucapkan selamat natal kepada kristiani jgn diartikan tidak toleran atau tidak mau rukun. Muslim semata mengamalkan ajaran agamanya. Begitu juga sebaliknya..saya yakin kedua agama ini tidak ada dlm ajarannya yg mengajak untuk saling bermusuhan. Banyak hal dlm praktek berkehidupan sehari2 yang memperlihatkan keduanya saling toleran dan rukun seperti yg terjadi dgn tetangga saya..jadi jgnlah isu2 kecil seperti ini dibesar2kan, hingga saling menghujat. Amalkan saja dgn sempurna ajaran agama masing2. Bagiku agamaku, bagimu agamamu! dijamin gak bakalan ada clash..kecuali karna kurang pemahaman pada agamanya sehingga mudah diprovokasi.

  • ngalak

    suryadarma ali bingung yang dihukumi halal haram itu babi apa domba ya

  • Riyasyi

    ucapan menenangkan dunia…

  • http://www.facebook.com/yadimultea Yadi Mulyadi

    Ini memang mentri yang ga punya pendirian,sudah jelas jelas semua ulama soleh menfatwakan kalau mengucapkan selamat natal itu haram bagi umat islam,susah lah kalau orang sudah enak dengan kehidupan dunia,takut kehilangan jabatan n takut jadi orang miskin karena mempertahankan akidah.

  • Juragan Tembakau

    Hay saudaraku, Kaum ISMAEL… urusan Vertikal tidak bisa diintervensi oleh horizontalnya. Jadi, TUHAN ALLAH tidak perlu bantuan utk pembenaran ajaranNYA. Jika, statement saya salah silahkan tanyakan pada manusia2 yang telah Meninggal, bagaimanakah hukum TUHAN ALLAH yang sebenarnya. Damai Sejahteralah bagsaku, agar kita tidak menjadi “budak ekonomi” oleh bangsa Amerika dan Arab.

  • selly mulyani

    astaghfirullaah…ada2 saja. sudah tahu agama yang benar itu satu hanya Islam…klo mengucapkan natal halal artinya kita sudah mengakui akan adanya agama itu dan dibenarkan. ingat!!!!!!!!!!! surat Al-Kafirun! sudah jelas itu di dalam al-Qur’an. masalah ini tidak dapat dibiarkan. ini masalah akidah, ketauhidan. dan tidak bisa diganggu gugat!!!!!!! titik, tidak ada koma.

  • dinda

    aq ga ngucapin selamat ke bos& temen2 nasrani tapi baik2 aja tuh. tetep rukun.
    emang dasar muslim indonesia suka ngributin hal2 remeh& sungkanan ama org lain.
    padahal, mereka juga gak peduli tuh, kita mau ngucapin pa kagak.
    kasian bgt yg susah-payah nglanggar syariat demi diliat baik ma orang…

  • http://www.facebook.com/hari.triansyah Hari Triansyah

    Allah I berfirman:

    “Maka berselisihlah golongan-golongan yang ada
    di antara mereka. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu
    menyaksikan hari yang besar (kiamat).” (Maryam: 37)

  • Syahar

    Itulah Mentri Partai Politik. Akidah tak jelas, lebay ……

  • SWD

    Astaghfirullah

  • Ramanda

    Itulah kadar Iman seorang Mentri tkt karena kedudukannya…???