Home / Berita / Internasional / Afrika / Rakyat Mesir Setujui Konstitusi Baru

Rakyat Mesir Setujui Konstitusi Baru

Suasana penghitungan suara referendum Mesir tahap ke-2, 22 Desember 2012. (AP)
Suasana penghitungan suara referendum Mesir tahap ke-2, 22 Desember 2012. (AP)
dakwatuna.comRakyat Mesir menyetujui konstitusi baru negeri itu hasil susunan parlemen setelah melalui dua kali referendum.

Referendum putaran kedua digelar pada Sabtu (22/12) di 17 provinsi yang tidak dapat menggelar referendum putaran pertama pada 15 Desember lalu.

Sebanyak 25 juta pemilih tercatat memiliki hak untuk memberikan suara. Tingkat kehadiran diperkirakan sekitar 30%.

Kubu Ikhwanul Muslimin yang mengusung Presiden Muhammad Mursi melalui sayap politiknya Partai Keadilan dan Kesejahteraan mengatakan hasil penghitungan tidak resmi menunjukkan 64% pemilih mendukung konstitusi baru.

“Menurut perhitungan kami, hasil akhir putaran kedua adalah 71% memilih ‘ya’ dan seluruh hasil (dua kali putaran) adalah 63,8%,” ungkap seorang pejabat Ikhwanul Muslimin yang mengawasi pemungutan.

Komisi referendum baru akan mengumumkan secara resmi hasil referendum pada Senin (24/12) setelah mendengarkan keluhan atau protes. Setelah hasil referendum dipastikan, pemilu parlemen akan segera digelar dalam dua bulan.

Namun kubu oposisi menolak hasil referendum tersebut. Mereka menuduh kedua putaran referendum sarat dengan kecurangan. Di antaranya, tempat pemungutan suara dibuka terlambat dan Ikhwanul Muslimin mencoba mempengaruhi para pemilih.

“Mereka menguasai negeri, menggelar voting, dan memengaruhi semua orang. Jadi apa lagi yang diharapkan?” ungkap seorang pejabat senior dari koalisi oposisi utama, National Salvation Front.

Oposisi juga menolak konstitusi baru yang disusun parlemen. Oposisi menuding Mursi memaksakan teks yang mengabaikan hak-hak warga Kristen, 10% penduduk warga itu, serta perempuan. (Rtr/AP/Hde/OL-5/MICOM)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Mesir Tangkapi Nelayan Palestina dan Menyerahkannya ke Israel