Home / Berita / Nasional / MUI Tidak Pernah Rekomendasikan Label Halal Pada Sepatu Kickers “Pig Skin Lining”

MUI Tidak Pernah Rekomendasikan Label Halal Pada Sepatu Kickers “Pig Skin Lining”

Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim. (detikcom)
Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim. (detikcom)

dakwatuna.com – Jakarta. Direktur LPPOM MUI Lukmanul Hakim mengatakan MUI tidak pernah merekomendasikan pembuatan label ‘pig skin lining’ dan logo halal pada sepatu Kickers. Hal ini diungkapkannya setelah maraknya isu produk sepatu Kickers yang mendapatkan label halal disertai dengan label ‘pig skin lining’.

“MUI tidak pernah merekomendasikan dan tidak pernah berhubungan dengan Kickers,” tegas Lukmanul, Sabtu (22/12), sebagaimana dilaporkan Republika. Ia menjelaskan bahwa memang ada salah seorang masyarakat yang membawa sepatu merek Kickers untuk menanyakan kandungan bahan sepatu.

Lukmanul dengan tegas mengatakan memang sepatu tersebut mengandung bahan babi. Namun, dikatakannya MUI tidak pernah memberikan rekomendasi penggunaan label ‘pig skin lining’ maupun logo halal pada sepatu tersebut.

“Yang ada data itu (pig skin lining) dipakai oleh perusahaan Kickers untuk membuat logo,” jelasnya. Oleh karena itu, MUI melayangkan surat kepada perusahaan Kickers untuk segera menghilangkan logo halal dari produknya dan segera mencabut sepatu yang sudah terlanjur beredar dengan label tersebut.

“MUI tidak pernah menyatakan halal dan sudah menulis surat kepada perusahaan untuk segera mencabut logo,” imbuhnya. Menurutnya, segala produk yang menggunakan bahan dari babi menjadi tidak halal.

Sebelumnya, sepatu Kickers yang diduga berasal dari kulit babi ini membuat masyarakat resah. Pasalnya sepatu Kickers diduga menggunakan kulit babi, namun juga berlogo halal.

Hal ini terungkap setelah seorang konsumen yang juga karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Winarto (48 tahun), melaporkan direktur PT Mahkota Petriendo Indoperkasa ke Polda Metro Jaya terkait dugaan tindak pidana perlindungan konsumen pada Kamis (20/12). (Citra Listya Rini/Dessy Suciati Saputri/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (change.org)

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk

Organization