Home / Berita / Nasional / Agus, OB yang Temukan Rp 100 Juta, Kagumi Umar bin Khattab, KPK Acungi Jempol

Agus, OB yang Temukan Rp 100 Juta, Kagumi Umar bin Khattab, KPK Acungi Jempol

Agus Chaerudin (35), Office boy Bank Syariah Mandiri (BSM). (detikcom)
Agus Chaerudin (35), Office boy Bank Syariah Mandiri (BSM). (detikcom)

dakwatuna.comAgus Chaerudin (35) mendapat acungan jempol dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Office boy Bank Syariah Mandiri yang jujur mengembalikan uang Rp 100 juta itu dianggap sebagai harapan akan sebuah kejujuran. Berani jujur, hebat!

“KPK sangat mengapresiasi. Sikap yang luar biasa,” kata Ketua KPK Abraham Samad saat berbincang, Rabu (19/12/2012).

Agus, pengagum Khalifah Umar bin Khatab ini menemukan uang Rp 100 juta dalam 10 bundel di tempat sampah di kantornya. Saat itu, bulan Ramadan, 4 Agustus lalu, Agus tengah membersihkan kantornya di kawasan Kalimalang di Plaza Duta Permai, Jakasampurna, Bekasi.

Hari sudah sore dan pegawai sudah banyak yang pulang. Mata agus terantuk pada bundel uang di dekat tempat sampah. Dia langsung berteriak memanggil satpam. Tak lama satpam memanggil petugas bank yang sudah pulang, dan kemudian menghitungnya dan ternyata jumlahnya ada Rp 100 juta.

Uang itu milik Bank Syariah Mandiri, bukan milik nasabah. Karena keteledoran teller, uang itu tercecer. Agus bisa saja sebenarnya diam-diam mengambil uang itu, tapi itu tidak dilakukan. Dia yakin Allah Maha Melihat, dia pun memilih melaporkannya kepada pihak bank.

“Agus bukan sebagai contoh, tapi dia juga simbol dan sekaligus asa yang menegaskan harapan masih ada,” timpal Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. KPK kini tengah mengkampanyekan semangat ‘Berani Jujur, Hebat’. (ndr/gah/detikcom)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (52 votes, average: 9,27 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Guest

    Ini ciri pemimpin yang mesti dicari,,bukan pemimpin yang bla,bla,bla,bla ama janji sebelum menjadi pemimpin…bukan S1,S2,S3, ataau apalah yang dicari,,,tapi hati pemimpin yang bersih seperti sudah tak ada,,pemimpin sekarang hanyalah pemimpin dikarenakan selembar ijazah,,dibakar pun ijazah itu juga gak ada gunanya..tapi hati yang bersih bisa menciptakan ratusan bahkan puluhan juta ijazah lain…camkan itu wahai pemerintah yang haus uang.

  • Ini ciri pemimpin yang mesti dicari,,bukan pemimpin yang bla,bla,bla,bla
    ama janji sebelum menjadi pemimpin…bukan S1,S2,S3, ataau apalah yang
    dicari,,,tapi hati pemimpin yang bersih seperti ini sudah tak ada,,pemimpin
    sekarang hanyalah pemimpin dikarenakan selembar ijazah,,dibakar pun
    ijazah itu juga gak ada gunanya..tapi hati yang bersih bisa menciptakan
    ratusan bahkan puluhan juta ijazah lain…camkan itu wahai pemerintah
    yang haus uang.

  • 1 : 100 orang :)

  • emberpink riesza

    figur panutan buat semua orang… harusnya dia ini masuk kategori pahlawan…pahlawan kejujuran…

  • disqus_iRbSQXwaAO

    ayo manajemen bank mandiri, jangan cuman dipuji tapi berani ga mengangkat derajat agus menjadi pegawai tetap biar menjadi contoh bahwa utk sukses ga cuman perlu ijazah tapi juga lebih penting kejujuran

  • Semoga diteladani oleh pejabat-pejabat negara……….n kita semua…

  • miko

    harusnya pejabat2 yg korupsi itu malu…. seorang agus yg penghasilannya kecil takut memakan uang yg tidak barokaah..,krn yakin ALLAH Maha Melihat. Allah masih memelihara imannya dari syetan terkutuk…

  • kejujuran itu msh tetap ada di sekitar kita,,,hanya saja media lbh banyak menyoroti bagian negatifnya saja…

  • Tunggul Ametung

    Hanya orang2 yang berani mengedepankan nuraninyalah yang bisa jujur seperti Agus. Tetapi apabila nurani itu tertutup oleh nafsu serakah, maka jangan harap akan ada kejujuran di negeri ini.

    • Salut buat mas agus… artikel ini menyatakan kalau uang yg ada di tong itu adalah keteledoran teller.. Maaf sebelumnya, ini bisa membawa efek negatif bahwa bank yg bersangkutan kurang memperhatikan n menjaga dgn baik uang bank itu sendiri… Wallahu a’lam…

  • sopyan

    yang telaten jg jujur pantas dpt rewards..
    yang g teliti jg teledor tentu dpt funishment..

  • sopyan

    yg jujur dpt rewards..
    yg teledor dpt funishment..

  • AKU PUNYA DUA PEKERJA YANG JUJUR…………….TAPI SUDAH TUA……….SEMOGA ALLAH MEMBERIKANKU GENERASI2 MUDA YANG JUJUR

Lihat Juga

HNW: Berapa kali Pun Paripurna Diundur, PKS Tetap Tolak Revisi UU KPK