Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Saat Sakaratul Maut

Saat Sakaratul Maut

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Aku tersentak
Engkau begitu susah untuk menyelesaikannya
Hela demi hela
Sesekali dari pucuk mata ada bening
Lidahmu tak jua berucap kalimat suci
Dadaku disesaki rasa sesal tak berujung
Kenapa sabarku dulu luruh selalu mengajakmu

Inikah sakit di atas sakit
Setiap orang kan dihampiri
Tubuh bergetar
Di kulit semaput peluh bercecer
Engkau belum jua mengucap kalimat suci itu
Beri tahu aku di mana sakit itu
Sedikit agar terkurangi
Sebab aku ingin untaian huruf Pengesaan mengalir dari mulutmu

Nafasmu tersengal
Aku tak mau gagal
Kumohon, ikuti aku tuk mengucap nama-Nya
Senyap.
Nafas itu terpenggal
Dan aku gagal…

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 6,58 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Guru di Sumatera Utara.
  • Rifqi Haviz Azhar

    Ketika nafas telah diujung badan.
    Kematian terasa dekat.
    Ketakutan akan hilangnya kenikmatan yang selama ini ada memuncak.
    Tidak ada lagi makan enak, tidur di kasur yang empuk, bersenda gurau dengan sanak saudara dan kerabat, sirna semua seketika.
    Ketakutan yang amat sangat akan rasa sakit yang segera melanda.
    Ketakutan akan meninggalkan dunia.

    Seorang sahabat mengatakan “Siapa yang mencintai keluarganya, maka dia akan meninggalkan keluarganya atau sebaliknya. Siapa yang mencintai harta, dia akan meninggalkannya ketika mati. Siapa yang mencintai dunia, makan dia akan meninggalkannya. Sedang siapa yang mencintai Allah SWT, Allah SWT kekal abadi dan tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang mencintai-Nya.”

    Ya Allah, berikanlah karunia rasa cinta kepada-Mu melebihi rasa cinta kepada apapun selain-Mu. Berikanlah kekuatan untuk mengucapkan nama-Mu di akhir hidup ini. Sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala apapun.

  • Hesty Right

    Kata Baginda Nabi sakitnya sakaratul maut diibaratkan 300 pukulan pedang….betapa dahsyatnya….maka bersiaplah untuk kehidupan Akhirat…..

Lihat Juga

Batu Itu Keluar Dari Mata Saat Membaca Al-Quran