Home / Berita / Internasional / Asia / Siprus Turki Minta Dunia Islam Akhiri Embargo Transportasi

Siprus Turki Minta Dunia Islam Akhiri Embargo Transportasi

Ilustrasi - Peta Turki, Yunani, dan Siprus. (inet)
Ilustrasi – Peta Turki, Yunani, dan Siprus. (inet)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Siprus Turki, Dervis Eroglu, meminta Turki untuk menggalang dukungan dunia Islam untuk mengakhiri embargo internasional pada sektor transportasi terhadap negaranya.

“Saat ini, tidak hanya negara-negara Eropa saja yang memberikan embargo kepada Siprus Turki, negara-negara Islam juga melakukannya,” kata dia ketika mengunjungi Turki, seperti dikutip The Hurriyet Daily News, Selasa (18/12).

Di masa lalu, kata dia, Iran dan Azerbaijan pernah membuka jalur penerbangan menuju Siprus Turki. Namun, hal itu dicegah atas upaya Siprus Yunani. Karena itu, pihaknya mencoba untuk bernegosiasi dengan Siprus Yunani soal ini.

Tentunya negosiasi itu akan menghasilkan alternatif lain. “Saya pikir Turki memiliki pengaruh guna mendorong pembahasan masalah ini,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Eroglu juga mengharapkan anggota Uni Eropa untuk menekan Siprus Yunan guna membuka jalan bagi terbukanya pencabutan embargo. Jika Uni Eropa bersikap seimbang. “Tentu sikap itu akan memotivasi untuk lebih menerima negosiasi,” kata dia.

Pada tahun 1959, Siprus diserahkan Inggris kepada Yunani. Namun, minoritas Turki menolak. Pada tahun 1974, sebuah kudeta oleh sebuah kelompok yang menginginkan persatuan dengan Yunani memicu serangan Turki. Sejak itu, Siprus dibagi menjadi dua, Utara dikuasai Turki yang selanjutnya disebut Siprus Turki, dan wilayah Selatan berdiri sendiri, namun lebih dikenal sebagai Siprus Yunani. (Dewi Mardiani/Agung Sasongko/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir