Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Kusembunyikan

Kusembunyikan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Kusembunyikan air mataku pada derasnya hujan
Karena ku tak mau bumi tahu kesedihanku
Aku tak mau bumi ikut menangis
Aku tak mau……

Kusembunyikan puing-puing hatiku pada kokohnya batu karang
Karena ku tak mau bumi tahu rapuh hatiku
Aku tak mau bumi ikut hancur
Aku tak mau….

Kusembunyikan resah pikiranku pada desah angin
Karena ku tak mau bumi tahu betapa gelisah diriku
Aku tak mau bumi ikut gundah
Aku tak mau….

Kusembunyikan hampanya jiwaku pada debur ombak
Pada letusan gunung, petir dan halilintar
Kusembunyikan……
Tapi tak satu pun yang bisa kusembunyikan dariNya

Ya Robb, engkau maha tahu
Betapa sedih hatiku
Betapa hancur hatiku
Betapa gelisah pikiranku
Betapa hampa jiwaku
Ya Robb, padaMu hamba berserah diri

Sangatta, 14 Nopember 2012

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (8 votes, average: 8,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Guru Pelajaran Produktif Teknik Otomotif di SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Kutai Timur - Kalimantan Timur. Pernah mengajar di SDIT Permata Ummat Trenggalek, Jawa Timur.

Lihat Juga

Cara Berikut Bisa Mengatasi Mata Minus pada Anak