22:38 - Jumat, 31 Oktober 2014

Aher: Bupati Aceng Tak Layak Mengancam

Rubrik: Daerah | Kontributor: dakwatuna.com - 15/12/12 | 14:25 | 01 Safar 1434 H

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Lc. (inet)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Lc. (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menilai Bupati Garut Aceng Fikri tidak layak mengancam pihak yang mengaspirasikan pengunduran dirinya.

“Tidak selayaknya seorang warga negara memberikan ancaman apa pun terkait dengan kondisi berita seperti ini dan Jawa Barat khususnya. Kita sebagai warga negara yang baik harus menjaga situasi yang kondusif, tidak sebaliknya. Siapa pun tidak boleh membuat ancaman dan meresahkan masyarakat yang lain,” ujar pria yang akrab disapa Aher ini, di Jakarta, Sabtu (15/12/2012).

Aceng mengancam akan melengserkan anggota dewan Panitia Khusus Pernikahan Sirinya di DPRD Garut, jika DPRD Garut melengserkan dia dari jabatan Bupati Garut.

Namun Aher menilai perbuatan Aceng tidak tepat dan menimbulkan keresahan. Sebab tak hanya DPRD Garut yang tengah menggodog aspirasi rakyat atas pengunduran diri Aceng, tapi Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar juga mendesak Aceng mundur.

“Saya kira sangat wajar kalau menteri bersikap seperti itu, kita ingin kepala daerah itu tampil sebagai sosok teladan, sosok yang penuh dengan etika, kepatutan. Bukan malah sebaliknya, melanggar etika, kepatutan, dan keteladanan,” kata Aher.

Aher mengakui, belum mengikuti langkah Gamawan dan Linda untuk mendesak Aceng mundur dari jabatannya. Dia menunggu perintah tertulis dari Gamawan. “Tentu secara struktural kalau itu diperlukan saya akan lakukan, hanya saja kan saya harus menerima tertulis dulu rekomendasinya. Menteri belum menyampaikan kepada saya,” ucapnya. (mvi/inilah)

Redaktur: Hendra

Topik:

Keyword: , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (6 orang menilai, rata-rata: 9,67 dalam skala 10)
Loading...Loading...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
  • http://www.facebook.com/rumahbanna Rumah Al Banna

    “Saya kira sangat wajar kalau menteri bersikap seperti itu, kita ingin kepala daerah itu tampil sebagai sosok teladan, sosok yang penuh dengan etika, kepatutan. Bukan malah sebaliknya, melanggar etika, kepatutan, dan keteladanan,” kata Aher.

    Betull. tapi kita sebagai warga negara jgn sampai “agak” berlebihanlah dalam menanggapinya kaya yg dilakukan ibu2 demo sambil melemparkan “maaf” cd,

Iklan negatif? Laporkan!
89 queries in 1,280 seconds.