Home / Berita / Internasional / Asia / Dude Harlino Ingin ke PBB Bela Palestina

Dude Harlino Ingin ke PBB Bela Palestina

Dude Harlino. (Kapanlagi)

dakwatuna.com – Jakarta. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membela dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Jika aktris Oki Setiana Dewi ingin terjun langsung ke Gaza, beda dengan aktor Dude Harlino. Pemeran Ustaz Syamsul Hadi di film Dalam Mihrab Cinta ini menginginkan untuk berbicara langsung dengan para pemimpin negara yang ada di PBB. Dude ingin berbicara sekaligus menekan agar negara-negara di dunia mendukung kemerdekaan Palestina.

Menurut dude, permasalahan Palestina bukan hanya masalah Islam, tapi lebih kepada masalah dunia.

“Ini harus menjadi perhatian seluruh negara di dunia, agama apapun terutama Islam, tapi ini telah menjadi masalah dunia,” tegas Dude yang ditemui dalam acara “Solidaritas Sastra untuk Palestina”, di Bulungan, Jakarta Selatan, Senin (10/12) malam.

Dude kemudian menanggapi status perkembangan terbaru mengenai Palestina yang ia baca di salah satu media online, bahwa negara-negara arab akan menyumbang 10 juta dolar AS per bulan untuk Palestina.

“Kok baru sekarang? Tapi oke lah, nggak ada kata terlambat. Namun ini langkah yang harus diapresiasi karena negara-negara Arab sudah mau perduli. Kita anggap ini sebagai lankah awal,” kata Dude.

Dude pun berharap para pemimpin baik di negara ini maupun seluruh pemimpin di dunia, tidak lagi menutup mata dengan penjajahan yang terjadi di Palestina. (Hazliansyah/Muhammad Nur Hasan (MG11)/ROL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 4,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Talk Show Palestine Solidarity Day di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (aspacpalestine.com)

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina